ACEH SELATAN – Tim Verifikasi Pusat bersama Kanwil Kemenag Aceh, Kanmenag Aceh Selatan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan baru saja menggelar verifikasi penegerian MTs Kluet Utara di Desa Simpang Empat Kecamatan Kluet Utara, Jumat (22/7/2022).
Banyak kalangan menyambut baik proses verifikasi madrasah Tsanawiyah Swasta yang didirikan sejak tahun 1991 itu, dukungan dan harapan agar penegerian itu terwujud terus mengalir mengingat MTs Kluet Utara merupakan sarana pendidikan yang sudah cukup lama hadir dan menelurkan generasi – generasi yang berdaya saing dengan landasan agamis.
Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Selatan, Rislizar Nas. S.Ag menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran tim Verifikasi dan Visitasi penegerian MTs Kluet Utara yang sudah lama dinanti-nantikan dengan penuh harapan.
“Kami angat mendukung dan memberikan Spririt yang sangat tinggi dengan selalu bersinergitas dengan Pemda Aceh Selatan dalam rangka penegerian MTs Kluet Utara ini,” ucapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Ris ini, ada tiga potensi besar yang mendukung proses Penegerian MTs Kluet Utara, Pertama adanya dukungan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Selatan yang sangat Responsif terhadap Penegerian MTs Kluet Utara.
” Kedua bahwa MTs Kluet Utara berdiri di posisi yang sangat strategis dan tidak kurang dari 24 Madrasah atau sekolah dasar yang siap memberikan siswanya ke MTs Kluet Utara dan yang ketiga bahwa Madrasah Tsanawiyah Negeri belum ada di sekitaran Kecamatan Kluet Utara,” pungkasnya.
Secara terpisah, beberapa mantan kepala MTs Kluet Utara yang di jumpai Krusial.Com juga sangat berharap agar Kementerian Agama Republik Indonesia dapat segera meningkatkan status MTs Kluet Utara menjadi negeri.
H.Dailami Hasmar. S.Ag, yang pernah memimpin madrasah tersebut mengatakan sangat merindukan peningkatan status MTs Kluet Utara, menurutnya hingga saat ini madrasah Tsanawiyah ini telah menjadi primadona bagi masyarakat Kluet Utara dan sekitarnya, tak hanya itu berbagai prestasi terus diukir Madrasah tersebut.
“Saat kami masih menjadi kepala di MTs Kluet Utara, minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di MTs itu sangat tinggi, siswa-siswi atau alumni juga mampu bersaing dengan madrasah atau sekolah sederajat lainnya,” ungkap Dailami.
Senada dengan H.Dailami, Drs. M.Ridhwan dan Suryati yang juga mantan kepala MTs Kluet Utara juga meminta agar Kementerian Agama Republik Indonesia dapat merealisasikan Penegerian MTs Kluet Utara Pada Tahun 2022 ini.
“Kami sangat berharap agar Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama dapat segera mengerikan MTs Kluet Utara, agar madrasah tersebut terus dapat mencetak generasi -generasi yang berdaya saing dan memiliki pemahaman agama yang kokoh,” ucap kedua kompak.
Sementara itu, salah seorang Alumni MTs Kluet Utara, Safdar.S mengatakan hingga saat ini dirinya sangat terkesan pernah menjadi alumni di madrasah tersebut, menurutnya penerapan kedisiplinan belajar, materi pelajaran dan cara guru memberikan edukasi hingga saat ini masih sangat diingatnya.
“Dulu kami di MTs sangat mudah menerima pelajaran, baik pelajaran agama maupun pelajaran umum lainnya, cara guru memberikan edukasi sangat berkualitas, kedisiplinan juga sangat di kedepankan, Alhamdulilah kami dapat menyerap dan menerapkan ilmu yang diberikan para guru di MTs Kluet Utara dulu,” ucapnya.
Ia melanjutkan dengan kwalitas pendidikan yang diberikan, seyogyanya sejak dulu MTs Kluet Utara sudah negeri, oleh sebab itu ia berharap agar Menteri Agama Republik Indonesia dapat segera merealisasikan Penegerian MTs Kluet Utara tersebut.
“Kami sangat mendukung dan berharap serta optimis, tim verifikasi yang sudah berkunjung ke MTs kami akan segera merekomendasikan penegerian MTs Kluet Utara,” ucapnya penuh harap.(Safdar.S)
Tinggalkan Balasan