Krusial.com — CEA Industries melalui anak usahanya, BNB Network Company (BNC), mengumumkan pembelian 200.000 BNB senilai US$160 juta atau setara Rp2,6 triliun. Dengan transaksi ini, CEA resmi menjadi perusahaan publik dengan kepemilikan BNB terbesar di dunia.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi baru perusahaan yang kini beralih fokus dari bisnis rokok elektrik ke pembangunan cadangan aset crypto.

“Token BNB memiliki potensi jangka panjang berkat pembakaran koin yang mengurangi suplai, aktivitas on-chain yang terus tumbuh, dan peluang pemicu seperti ETF spot,” tulis BNC dalam pernyataan resminya pada Minggu (10/08) waktu setempat.

BNC menyatakan pihaknya ingin menghadirkan lebih banyak partisipasi institusional ke dalam ekosistem BNB, yang dinilai masih kurang terwakili di Amerika Serikat.

Perusahaan berencana melanjutkan pembelian BNB hingga dana awal treasury habis, bahkan mempertimbangkan tambahan modal hingga US$750 juta untuk total potensi investasi mencapai US$1,25 miliar.

Fenomena perusahaan membangun treasury crypto kini meluas ke aset selain Bitcoin dan Ether, termasuk BNB, XRP, dan Solana.

Saat ini, BNB menempati posisi crypto terbesar kelima di dunia dengan harga US$816 per token, sementara saham CEA Industries di Nasdaq ditutup menguat 3,7% menjadi US$17,10, naik lebih dari 92% sejak mengumumkan strategi barunya, melansir Google Finance, Senin (11/8/2025).

***Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).