Krusial.com — Panthenol adalah zat kimia yang terbuat dari asam pantotenat. Zat ini cukup umum digunakan sebagai bahan dasar produk perawatan kulit.
Saat diserap tubuh, panthenol berubah menjadi vitamin B5. Oleh karena itu, zat yang sering digunakan sebagai bahan dasar kosmetik ini dikenal juga dengan sebutan provitamin B5.
Dirangkum dari situs Hellosehat, panthenol memiliki sebutan lain selain provitamin B5. Berikut nama lain dari panthenol yang mungkin tercantum pada produk kosmetik Anda:
- Dexpanthenol.
- D-pantotenil alkohol.
- Butanamida.
- Alkohol dari asam pantotenat.
- Provitamin B5.
- DL-panthenol.
Berdasarkan Cosmetic Ingredient Review (CIR), panthenol aman digunakan sebagai produk kosmetik asal masih dalam batasan 1-5 persen. Zat ini juga tidak bersifat imunotoksin (meracuni sistem imun), karsinogenik (memicu kanker), maupun mutagenik (menyebabkan mutasi sel).
Berikut berbagai manfaat provitamin B5 untuk kesehatan kulit wajah.
1. Melembabkan kulit
Gangguan pelindung kulit menyebabkan hilangnya air yang menjaga kelembapan kulit, sehingga memperparah dermatitis atopik, dermatitis kontak, dan psoriasis. Asam pantotenat memiliki sifat humektan yang membantu mempertahankan kelembapan kulit.
2. Merangsang proses pemulihan luka
Panthenol sering digunakan dalam terapi penyembuhan luka ringan, luka bakar, dan sengatan matahari (sunburn). Studi pada jurnal Pharmaceuticals menyebutkan dexpanthenol sangat baik digunakan pascaoperasi.
Terutama jika digunakan segera setelah kerusakan kulit terjadi. Hal ini dikarenakan dexpanthenol dapat merangsang pergantian sel-sel pada struktur kulit, sehingga proses penyembuhan lebih cepat.
3. Meningkatkan fungsi pelindung kulit
Panthenol berperan dalam memperbaiki fungsi pelindung kulit dengan meningkatkan produksi lipid dan mempercepat perkembangan sel epidermis. Proses ini dapat membantu menjaga kelembapan di lapisan terluar kulit.
Penggunaan pelembap yang mengandung asam pantotenat efektif untuk mencegah kulit kering, terutama pada beberapa jenis kulit tertentu. Dengan demikian, kulit menjadi lebih terhidrasi dan tidak mudah kering.
4. Mengurangi peradangan
Tidak hanya bersifat humektan, panthenol juga bersifat antiradang yang menenangkan kulit. Asam pantotenat membantu meredakan kulit kering, kasar, gatal, kemerahan, dan iritasi akibat dermatitis.
Pada kulit sensitif, zat ini mengurangi kemerahan akibat cuaca dingin atau udara kering. Panthenol juga sering digunakan dalam salep ruam popok untuk bayi.
5. Perawatan kulit berjerawat
Kekurangan koenzim A sebagai pemecah minyak berlebih menjadi salah satu pemicu jerawat. Asam pantotenat dapat meningkatkan produksi koenzim A, sehingga bermanfaat bagi kulit berjerawat.
Sebagian orang dengan kulit berjerawat mungkin cocok menggunakan panthenol karena ada kandungan antiradang. Namun sebagian lagi, mungkin juga tidak cocok dengan zat kimia ini.***
Tinggalkan Balasan