Krusial.com — Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melonjak 25% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 400 pada perdagangan Jum’at (11/7/2025).
Antrean beli di pasar reguler pada harga atas Rp 400 membeludak hingga 67,78 juta lot saham bernilai Rp 2,71 triliun.
Adapun realisasi transaksi di pasar reguler hanya 29,7 juta saham diperdagangkan, frekuensi 2.981 kali, dan nilainya Rp 1,19 miliar. Average price di Rp 400.
Panjangnya antrean di pasar reguler, membuat transaksi saham CDIA di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup bergairah. Bahkan, berdasarkan data RTI, ada transaksi saham CDIA di pasar nego pada harga Rp 2.000 sejumlah 55 lot saham, sehinggal totalnya Rp 11 juta.
Harga Rp 2.000 berarti lebih tinggi alias premium 400% dibandingkan harga saham CDIA di pasar reguler.
Harga saham CDIA di pasar nego cukup beragam, mulai dari Rp 190-2.000.
Mengacu data aplikasi Stockbit Sekuritas, sebanyak 566,6 ribu lot saham CDIA diperdagangkan di pasar nego di harga rata-rata Rp 715 per saham. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 40,5 miliar.
Sejak listing perdana pada 9 Juli 2025, saham CDIA selalu ARA. Kini nilai kapitalisasi pasar alias market cap CDIA Rp 49,93 triliun atau nyaris Rp 50 triliun. Dari sebelumnya Rp 23,71 triliun saat sebelum dicatatkan.
Saat IPO, CDIA mematok harga Rp 190 per saham. Kini harganya Rp 400 atau melambung 110,5% alias satu bagger.***
Tinggalkan Balasan