Krusial.com — Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menjatuhkan suspensi atas saham PT Master Print Tbk (PTMR) sejak sesi I tanggal 26 Juni 2025. Ini lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan atas saham PTMR.
Pada 25 Juni 2025, saham PTMR ditutup melonjak 24,67% ke Rp 374. Padahal di 13 Juni 2025, saham PTMR masih di Rp 137. Artinya, tiba-tiba saham ini mendadak lari 173%.
Saham Master Print melesat lantaran ada rencana diakuisisi.
Perusahaan asal Singapura, Deep Source Pte Ltd telah mengumumkan rencana akuisisi atas 1.472.000.000 (77,19%) saham PT Master Print Tbk (PTMR).
BEI juga sampai dua kali meminta penjelasan terkait rencana akuisisi tersebut. Pada permintaan pertama, BEI mendapatkan jawaban bahwa Master Print belum memiliki rencana aksi korporasi. Hingga akhirnya BEI menyampaikan kembali permintaan penjelasan kedua.
Berikut pertanyaannya, agar dapat dijelaskan alasan perbedaan antara jawaban perseroan tanggal 23 Juni 2025 (yang menyatakan tidak ada fakta material atau rencana pengalihan saham) dengan informasi yang diumumkan besoknya.
Direktur Utama Master Print, Ardi Kusuma mengungkapkan, pada tanggal 23 Juni 2025, ketika perseroan memberikan jawaban memang belum ada rencana korporasi dalam waktu dekat sebab pendekatan yang dilakukan calon investor kepada pengendali masih ditahap yang sangat awal.
Namun dari sisi investor, sambungnya, mereka mengambil keputusan untuk melakukan pengumuman negosiasi rencana pengambilalihan pada tanggal 24 juni 2025 karena mengacu pada POJK Nomor 9 Tahun 2018 di mana investor memilih opsi diumumkan ke publik walaupun masih dalam tahap negosiasi karena khawatir harga saham akan terus mengalami kenaikan.
Tahap Awal
Deep Source Pte Ltd, menurut Ardi, sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan yang terdaftar di Hong Kong, Theme International Holdings Limited (kode saham 0990).
“Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan komoditas, terutama memperdagangkan bijih besi, bijih krom, bijih mangan, dan bijih nikel,” paparnya dalam menjawab pertanyaan BEI.
Saat ini, kata dia, PTMR dan Deep Source Pte Ltd masih dalam tahap awal negosiasi dan proses masih bersifat indikatif. Nilai transaksi masih dalam tahap pembahasan dan belum dapat disampaikan secara pasti. Estimasi nilai akan bergantung kepada hasil uji negosiasi dan uji tuntas.***
source: investor.id
Tinggalkan Balasan