Krusial | Singkil — Pada minggu pertama harga berondolan sawit di wilayah Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil, Aceh merosot. Saat dikonfirmasi RRI Anto Hutabarat selaku owner ram UD. Alwi membenarkan bahwasanya untuk saat ini harga Berondolan terus mengalami penurunan yang signifikan yang sebelum harga Berondolan 3.100 sampai 3.200 Rp Perkilonya ditingkat petani kini harga tersebut terjun bebas menjadi 3.000 Rp Perkilonya.
“Untuk saat ini harga Berondolan merosot yang sebelumnya kami ambil dari petani itu Perkilonya 3.200 Rp sekarang kami beli dari petani di harga 3.000 Rp Perkilonya,”ujar Anto Hutabarat Minggu ( 6/4/2025).
Berdasarkan data luas areal perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil mencapai 75.862 hektar lebih, Terdiri atas lahan masyarakat 31.351 hektare atau 41,33 persen dan lahan perusahaan pemegang hak guna usaha sekitar 44.511,hektare lebih atau 58,57 persen, Tak mengherankan jika lebih dari 70 persen penduduk Aceh Singkil, menggantungkan hidup dari sawit.
Lebih lanjut Anto juga mengatakan untuk harga berondolan tersebut tidak semua sama, karna ada tahap penyortiran untuk berondolan yang memang jatuh dari batang harganya 3.000 Rp Perkilonya namun kalau yang sistem cincang,basah, tercampur air dan pasir harga 2.300 Rp perkilonya.
“Harga berondolan berpariasi kalau memang yang jatuh dari pohon harga 3.000 Rp Perkilonya namun kalau yang sistem cincang atau basah, tercampur pasir, berondolan pecah itu di harga 2.700 perkilonya,” ujarnya.***
Tinggalkan Balasan