Krusial | Jakarta — Pasar banyak berharap agar perusahaan-perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu untuk menggelar initial public offering (IPO).

Lantaran berkaca pada pengalaman sebelumnya, IPO dua perusahaan Prajogo Pangestu berjalan sukses memberikan cuan bagi investornya, yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Adapun dalam ulasan dari Stockbit Sekuritas terungkap manajemen PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengatakan dalam earnings call 4Q24 pada Rabu (19/3/2025) bahwa perseroan membuka peluang untuk membawa anak usahanya di bidang properti, PT Griya Idola, dan cucu usahanya, PT Chandra Daya Investasi, untuk menjadi perusahaan publik.

“Namun, manajemen menegaskan bahwa perusahaan akan melakukan persiapan sebaik mungkin dan hanya akan melaksanakan IPO ketika kedua perusahaan benar-benar siap,” sebagaimana dinyatakan dalam ulasan Stockbit Sekuritas dikutip Jumat (21/3/2025).

Chandra Daya Investasi

Sebelumnya, anak usaha BRPT, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memberikan konfirmasi bahwa memang benar salah satu anak perusahaannya yaitu PT Chandra Daya Investasi (CDI) sedang menjajaki untuk kemungkinan rencana aksi korporasi, yaitu IPO.

“Namun terhadap hal ini masih dalam tahap pembahasan internal dan hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan IPO atas PT CDI akan dilaksanakan,” papar General Manager of Legal & Corporate Secretary, Chandra Asri Erri Dewi Riani dalam keterbukaan informasi pada Februari 2025.

Erri Dewi Riani mengungkapkan bahwa Chandra Daya Investasi yang bergerak di bidang investasi khususnya dalam infrastuktur.

“Perseroan tentu saja akan tetap mengikuti dan mematuhi ketentuan dari peraturan pasar modal yang berlaku dalam setiap aksi korporasi,” pungkas Erri.***