Krusial | Malang — Aksi menggemparkan di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menarik perhatian masyarakat. Pasalnya, terjadi penembakan yang dilakukan sepasang lelaki dan perempuan yang berboncengan motor sejak tanggal 7-8 Maret 2025.
Perempuan tersebut menembak tiga mobil di lokasi berbeda menggunakan airsoft gun. Aksi mereka terekam oleh CCTV dan hingga kini masih dalam penyelidikan polisi. Sasaran pertama penembakan adalah sebuah mobil Toyota Veloz hitam dengan nomor polisi S 1676 LW. Mobil milik Reyhan Rafisyah itu diparkir di Jalan A. Yani Gang 3, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Total terdapat lima lubang pada kaca belakang mobil tersebut. Satu lubang di bagian paling bawah bahkan membentuk retakan panjang.
Reyhan Rafisyah menjelaskan, bahwa ia memperkirakan penembakan terjadi sekitar pukul 23.40. Sebenarnya, malam itu ada dua mobil lain yang diparkir berderet di lokasi yang sama. Posisi paling depan ditempati oleh Daihatsu Sigra berwarna merah, di belakangnya ada Toyota Veloz milik Reyhan, dan paling belakang adalah mobil Daihatsu Xenia putih.
“Dua mobil lain itu milik tetangga, tetapi tidak ditembaki atau dibiarkan saja. Entah kenapa yang mereka incar justru mobil saya,” kata Reyhan Rafisyah, pada Selasa (11/3/2025).
Reyhan juga menambahkan bahwa kejadian penembakan tersebut langsung dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada 8 Maret 2025. Pihak kepolisian merespons dengan cepat dan telah memeriksa kondisi mobil.
“Polisi juga menemukan satu peluru gotri di sela-sela pintu bagasi belakang. Saya juga mengunggah foto dan video tentang kejadian penembakan mobil tersebut di aplikasi TikTok pada 9 Maret,” tuturnya.
Menurut Reyhan, unggahan video tersebut mendapat komentar dari akun rental mobil asal Kecamatan Lawang, yang juga mengaku baru saja mengalami insiden serupa.
“Pemilik rental juga memiliki rekaman CCTV-nya. Dia langsung mengirimkan rekaman CCTV tersebut kepada saya,” imbuhnya.
Berdasarkan rekaman yang saya terima kemarin (10/3/2025) dari Ngalam Command Center (NCC), terlihat dua orang berboncengan menggunakan motor dari arah Arjosari menuju dekat Gang 3 pada pukul 23.40.
“Seharusnya di sana tidak boleh putar balik. Namun, kedua pelaku malah putar balik. Salah satu pelaku turun dari motor, mengambil senapan dari jok, dan akhirnya menembak mobil,” jelasnya.
Akibat penembakan tersebut, Reyhan mengalami kerusakan pada kaca mobilnya, dengan kerugian ditaksir sebesar Rp 2,5 juta.
“Saya berharap pelaku segera ditemukan, sehingga tidak membahayakan atau merugikan orang lain,” kata Reyhan.
Kapolsek Lawang, Kompol Suwarta, membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut. Pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami sudah melakukan olah TKP, dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Suwarta.
Semua barang bukti terkait kasus tersebut juga sudah diamankan, mulai dari rekaman CCTV hingga peluru yang digunakan.
“Sayangnya, wajah pelaku tidak terlalu terlihat dalam rekaman CCTV, dan mereka juga tidak memasang pelat nomor kendaraan, sehingga mempersulit pelacakan,” pungkasnya. (Prayitno)
Tinggalkan Balasan