Krusial — Arkham Intelligence melaporkan wallet yang diketahui Mt. Gox, salah satu exchange crypto terbesar dunia yang sudah gulung tikar, memindahkan 12 ribua Bitcoin senilai US$1 miliar saat pasar bergejolak, Kamis (6/3/2025).

Langkah ini dilakukan di tengah volatilitas tinggi pada pasar crypto selama seminggu belakangan. Aset berisiko terguncang usai investor bereaksi terhadap kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada saat yang sama, 166,5 BTC senilai US$15 juta dikirim ke cold wallet Mt. Gox (1Jbez), sementara sisa aset dipindahkan ke dompet dengan saldo 11,834 BTC yang tidak teridentifikasi, 1Mo1n. Ini membuat entitas yang terkait dengan Mt Gox memiliki 36.080 BTC senilai sekitar US$3,26 miliar.

Sebelumnya, exchange asal Jepang itu juga memindahkan sekitar 1.620 Bitcoin melalui serangkaian wallet yang tidak dikenal pada Desember lalu. Hal tersebut juga dilakukan kurang dari dua minggu setelah mentransfer lebih dari 24.000 BTC ke alamat yang tidak dikenal.

Sebagai informasi, Mt. Gox diretas pada 2014 silam, yang membuatnya kehilangan 950 ribu Bitcoin dan mengajukan kebangkrutan pada 2021. Kemudian, pada akhir 2021 para kreditor dan Pengadilan Distrik Tokyo mencapai kesepakatan rehabilitasi Mt. Gox.***