Krusial | Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bank emas pertama yang baru saja diresmikan bisa memberikan profit hingga Rp245 triliun. Ia juga mengklaim proyek ini akan menciptakan 1,8 juta lapangan kerja yang akhirnya akan memperkuat cadangan devisa negara.

“Kami percaya bank emas dapat menambah Rp 245 triliun untuk produk domestik bruto (PDB) dan menciptakan 1,8 juta lapangan kerja. Hal ini dapat membantu menghemat cadangan devisa kita,” ujar Presiden RI tersebut.

Tak sampai di situ, Prabowo juga menjelaskan profit fantastis tersebut bisa didapat karena pemerintahan akan mengolah emas tersebut secara mandiri.

“Emas yang kita tambang akan diolah dan disimpan di dalam negeri. Emasnya tidak akan mengalir keluar Indonesia. Bank-bank emas batangan ini juga akan meningkatkan stabilitas moneter kita melalui mekanisme likuiditas emas,” ujar purnawirawan jenderal ini.

Meski begitu, Prabowo menyebut peluncuran bank emas batangan ini bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Hari Kemerdekaan Indonesia. Sebab, memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk membuat proyek ini matang.

“Negara ini membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar empat tahun, untuk mempersiapkan bank emas batangan ini,” katanya.

Adapun bank emas dibuat demi mendukung upaya pemerintah dalam melakukan hilirisasi sumber daya alam. Untuk itu, pemerintah telah menunjuk PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk menyediakan layanan penyimpanan emas batangan pertama di Indonesia.