Krusial | Aceh Selatan — Pada hari Meugang, Kamis (27/02/2025), harga daging di Kabupaten Aceh Selatan tetap stabil, yaitu sebesar Rp200.000 per kilogram. Harga ini tidak berbeda jauh dengan harga pada Meugang tahun 2024 lalu.

Berdasarkan pantauan di Pasar Simpang Empat, Kluet Utara, harga daging sapi lokal masih berkisar Rp200.000/kg.

Muliadi, salah satu masyarakat yang membeli daging, mengatakan bahwa harga daging di tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, yaitu Rp200.000/kg.

Sementara itu, Sirajo, seorang pedagang daging, mengatakan bahwa stok daging sapi lokal masih mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Alhamdulillah, stok daging sapi dari peternak lokal masih lancar. Kami juga sudah mempersiapkan stok jika ada peningkatan permintaan jelang Ramadhan,” ujarnya.

Sirajo menjelaskan bahwa harga daging di Aceh Selatan dapat berfluktuasi dan sewaktu-waktu bisa menurun karena berlimpahnya daging dan kurangnya daya beli masyarakat.

“Harga daging juga bisa menurun karena banyaknya stok daging dan kurangnya daya beli. Mau tidak mau, kami sebagai penjual akan menurunkan harga, bahkan bisa mencapai Rp80.000 per kilogram,” kata Sirajo.

Meskipun dalam keadaan ekonomi yang kurang stabil, masyarakat Aceh Selatan tetap membeli daging karena sudah menjadi tradisi tahunan jelang Ramadhan (Meugang).

“Karena sudah menjadi tradisi tahunan, jelang Ramadhan semua masyarakat membeli daging untuk Meugang, jadi mau tidak mau kita juga harus membeli daging,” ujar Muliadi.

Menjelang Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, masyarakat Aceh Selatan dapat bernapas lega karena harga daging sapi tetap terjangkau. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga selama bulan suci.***