Krusial — Tidak semua orang merupakan seorang risk taker di market crypto atau mereka yang mau dan bersedia mengambil risiko yang tinggi. Ada beberapa yang juga cenderung konsertvatif karena usia dan background yang berbeda. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mereka para konservatif?
1. Hanya Fokus Investasi Pada Bitcoin
Bitcoin merupakan aset utama di crypto yang mana memiliki history selalu mengalami kenaikan dari siklus ke siklus. Dengan hanya berinvestasi pada Bitcoin kita membatasi risiko kesalahan yang kita lakukan dengan membeli aset lain yang belum tentu naik harganya.
2. Gunakan Strategi Cicil/Menabung
Bagi mereka yang memang tidak terlalu mengerti cara membaca chart atau melakukan analisis technical/fundamental/on-chain dan hanya ingin membangun exposure di market, bisa digunakan strategi cicil/menabung dengan masuk bertahap saja di market. Bisa dengan membeli 20% dari sisa gaji setiap bulan dengan nominal yang sama.
3. Apabila Ingin Membeli Altcoins Fokus Beli Top 10
Ketika ingin memiliki exposure pada Altcoins, jangan trading di memecoins atau new listed coins, melainkan hanya beli koin yang masuk dalam 10 besar. Dengan demikian potensi downside risknya akan jauh lebih kecil dibandingkan dengan membeli new listed memecoins.
4. Hanya Gunakan 10% Total Kekayaan Untuk Crypto
Bagi mereka yang masuk dalam kategori konservatif, memiliki exposure yang kecil di market juga bisa mengurangi potensi exposure yang berlebihan. Hanya gunakan tidak lebih dari 10% dari total kekayaan untuk berinvestasi di crypto. Misalkan total kekayaan likuid kita adalah 100 juta, hanya berinvestasi di crypto sebanyak 10 juta adalah langkah yang cukup konservatif.***
Tinggalkan Balasan