Bola voli punya cerita panjang, layaknya olahraga kebanyakan. Permainan ini juga ternyata awalnya diciptakan sebagai alternatif olahraga bola basket.
Bola voli merupakan salah satu olahraga populer di dunia. Di Indonesia, voli yang sudah terkenal semakin ramai karena Megawati Hangestri Pertiwi.
Megawati yang bermain di V League (Liga Voli Korea Selatan) bersama Red Sparks mencatatkan prestasi gemilang.
Ia termasuk tiga besar pencetak poin terbanyak di V League musim 2025 dan turut membawa Red Sparks meraih 12 kemenangan beruntun.
Namun, apakah Anda tidak penasaran siapa yang pertama kali menciptakan olahraga bola voli hingga bisa mendunia?
Siapa Penemu Bola Voli?
Penemu permainan bola voli adalah William G. Morgan pada 1895. Ia merupakan direktur pendidikan jasmani sekolah Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts.
Morgan menciptakan bola voli sebagai alternatif permainan bola basket yang diciptakan James Naismith pada 1891.
Ia ingin membuat permainan yang mudah dimainkan oleh orang-orang dewasa dan menggabungkan bola basket, baseball, tenis, dan bola tangan.
Morgan awalnya menyebut permainan ini sebagai “mintonette”. Akan tetapi, seorang profesor dari Springfield College di Massachusetts menyarankan namanya diganti menjadi voli.
Dua tahun kemudian, Morgan menulis aturan permainan bola voli yang dicetak dalam buku berjudul Official Handbook of the Athletic League of the Young Men’s Christian Associations of North America.
Perkembangan Bola Voli di Tengah Perang
Selama Perang Dunia I (1914-1918), permainan bola voli mulai berkembang ke Eropa setelah diperkenalkan oleh pasukan Amerika selama Perang Dunia I.
Amerika Serikat sebagai negara penemu olahraga ini juga mulai menggelar turnamen nasional yang dibuat oleh National YMCA Physical Education Commitee di New Yirk City pada 1922.
Enam tahun kemudian, induk olahraga bola voli di Amerika Serikat berdiri yang diberi nama United States Volleyball Association (USVBA). USVBA juga diberi wewenang untuk membuat aturan bola voli di Amerika Serikat.
Induk bola voli dunia kemudian didirikan oleh 14 negara di Paris, Perancis, pada April 1947 yang diberi nama Federation Internationale de Volley Ball (FIVB).
Markas FIVB ada di Perancis selama 37 tahun sebelum dipindahkan ke Lusanne, Swiss, pada 1984.
Bola Voli Kian Mendunia
Kompetisi bola voli internasional pertama digelar pada 1913 yaitu Far East Games di Manila, Filipina. Permainan bola voli terus berkembang dan dimainkan di berbagai negara sejak saat itu.
FIVB juga sudah mulai menggelar kejuaraan dunia bola voli khusus putra pada 1949. Sementara, untuk putri baru diadakan tiga tahun setelahnya. Masifnya olahraga ini akhirnya membuat Komite Olimpiade Internasional (IOC) memasukkan bola voli ke Olimpiade.
Debut bola voli di multievent empat tahunan ini terjadi di Olimpiade Tokyo 1964. Tuan rumah Jepang menjadi juara tim putra dan Uni Soviet meraih medali emas di nomor tim putri.***
source: Inilah.com
Tinggalkan Balasan