Krusial | Aceh Selatan – Hubungan transportasi Aceh Selatan – Aceh Singkil via Buluseuma – Kuala Baro lumpuh total dalam dua hari terakhir. Menyusul ambruknya delapan unit jembatan di lintasan jalan provinsi, akibat diterjang banjir bandang yang melanda kawasan itu, Jum’at (06/12/2024).

Tokoh masyarakat Aceh Selatan, Zainal, melaporkan via telepon selularnya terkait putusnya hubungan transportasi antar kabupaten di wilayah itu.

“Hujan deras yang melanda kawasan tersebut sejak Jum’at (06/12/2024) telah menyebabkan sejumlah sungai meluap dan terjadi banjir bandang yang cukup parah,” kata Zainal, pada Sabtu, 07 Desember 2024.

Selain menggenangi ratusan rumah penduduk, juga telah menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan akibat diterjang banjir kiriman itu.

Sedikitnya, tercatat delapan unit jembatan rusak dan terputus diterjang banjir di lintasan jalan provinsi yang menghubungkan Aceh Selatan – Aceh Singkil via Buluseuma, Trumon, Aceh Selatan – Kuala Baro, Aceh Singkil.

Akibat kondisi ini, lapor Zainal, hubungaj trasnportasi darat kedua kabupaten tersebut putus total. Apapun, delapan unit jembatan yang ambruk tersebut berada di Gampong Raket, Trumon, Aceh Selatan dan Suka Jaya, Kuala Baro, Aceh Singkil.

“Sampai sejauh ini, belum ada penanganan dari pihak mana pun. Saya berharap adanya penanganan darurat untuk sementara waktu, sehingga hubungan kedua daerah tersebut bisa kembali berdenyut. Meskipun tidak normal seperti sedia kala,” harapnya.

Karena bila tidak segera ditangani secara darurat, lanjutnya, akan membuat masyarakat yang berada di kawasan pesisir itu, akan menderita. Lantaran mereka harus menempuh jalan yang melampung dan cukup lama waktunya mencapai 3-4 jam via Subulussalam.***