Krusial | Banda Aceh – Dosen Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) UIN Ar-Raniry Fakultas Adab dan Humaniora Banda Aceh melakukan pendampingan dalam upaya konservasi Situs Makam Poteumeurah yang terletak di Kampung Alue Daya Teugoh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya dan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat lokal.
Kegiatan konservasi Situs Makam Poteumeurahi ini berlangsung selama 2 hari sejak 1-2 November 2024, di komplek Makam Poteumeurah dan dilakukan sebagai bentuk pengenalan dan perawatan situs bersejarah arkeologi.
Kegiatan pendampingan ini melibatkan mahasiswa sebanyak 25 orang dan beberapa orang masyarakat setempat dengan fokus pada pemeliharaan dan perawatan situs bersejarah tersebut.
Dosen SKI, Marduati menjelaskan bahwa konservasi situs merupakan langkah penting untuk menjaga identitas budaya Aceh.
“Situs ini tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi tempat ziarah yang dihormati oleh masyarakat,” ungkapnya.
Selain kegiatan fisik seperti pembersihan dan perbaikan infrastruktur, pendampingan juga mencakup sosialisasi mengenai pentingnya pelestarian situs sejarah kepada generasi muda.
“Kita bersama-sama dengan masyarakat melindungi, menjaga dan merawat situs cagar budaya. Setiap situs di tingkat dan dalam Wilayah Kota Banda Aceh yang telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya menjadi kewajiban kita memasang papan nama,” kata Husni, selaku Kabid Budaya, pada Senin, 04 November 2024.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah setempat serta lembaga kebudayaan yang mengapresiasi upaya pelestarian warisan sejarah.
“Diharapkan, melalui pendampingan ini, Situs Makam Poteumeurah dapat terus terjaga dan dikenali sebagai bagian integral dari sejarah Aceh,” kata dia.***
Tinggalkan Balasan