Krusial | Jakarta – Badan Pengusahaan Kawasan Sabang [BPKS] menerima anugerah penghargaan Inabuyer B2B2G (Bussines to Bussines & Bussines to Government) Award Expo 2024. Penghargaan yang diterima dari Kementerian Koperasi, Usaha Kecl dan Menengah (Menkop UMK) tersebut, merupakan atas dedikasi dan dukungan BPKS terhadap perkembangan dunia Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Aceh.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menkop UMK, Teten Masduki kepada Manajemen BPKS yang diwakili oleh Kepala Perwakilan Jakarta, Masnun di Convension Hall, Gedung Smesco, Jakarta, pada Jum’at, 17 Mei 2024.

Award yang diterima BPKS itu merupakan kategori Lembaga Pemerintah dengan persentase realisasi belanja produk UMKM dan Koperasi terbesar tahun 2023.

Menkop dan UKM, Teten Masduki dalam kesempatan itu mengatakan, gelaran Inabuyer B2B2G (Bussiness to Bussines & E-business to Government) Expo 2024 menjadi wadah strategis bagi upaya perluasan pasar produk barang/jasa UMKM.

Inabuyer B2B2G Expo 2024 menjadi sangat penting, katanya, guna mendukung perluasan akses produk dan pasar UMKM. Seperti yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor: 12 Tahun 2021, bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Teten, setiap daerah minimal 40 persen anggaran belanjanya harus bisa menyerap produk dalam negeri, termasuk UMKM melalui Inabuyer B2B2G Expo 2024.

“Penjual dan pembeli harus bisa saling bertemu dan menjalin kesepakatan transaksi terhadap produk/jasa yang ditawarkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Inabuyer ini dapat menjadi kesempatan bagi UMKM untuk mengisi ruang kosong dalam rantai pasok terutama dari sisi produksi. Disamping itu,Teten juga mengapresiasi gelaran Inabuyer B2B2G Expo 2024, karena menjadi wadah yang efektif dalam mendorong peningkatan penjualan produk UMKM dan koperasi.

Ajang anugerah penghargaan Inabuyer B2B2G (Bussiness to Bussines & Bussines to Government) Awrad Expo 2024 ini digelar atas hasil kerja sama antara Kemenkop UKM, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).***