Krusial – korban jiwa yang tewas akibat konflik Hamas dan Israel di jalur Gaza bertambah menjadi 250 orang, hal lainya juga dilansir melalui media Palestina, Wafa, konflik ini juga mengakibatkan setidaknya 1,697 orang terluka.
Dalam sebuah pernyataan Menteri Palestina, mengatakan telah mengerahkan tim medis di kawasan jalur Gaza yang terkepung, tim medis berjibaku dalam menjalankan tugasnya menyelamatkan korban yang terluka parah atau kritis di ruang operasi dan unit perawaran intensif di lokasi pertempuran.
“Rencana darurat diberlakukan, status darurat tinggi juga telah di umumkan di seluruh fasilitas kesehatan dan di bantu ambulan,” yang diucapkan Menteri Palestina pada Minggu, (8/10/2023).
Diketahui sebelumnya pada Sabtu, 7 Oktober 2023, Hamas telah meluncurkan serangan mendadak ke Israel dengan roket sebanyak 5000 tembakan dan melakukan penyusupan ke wilayah Israel.
Diketahui ada banyak hal yang mewarnai peristiwa Hamas serang Israel ini.
Menindak lanjuti dalam peristiwa ini, diketahui pihak Palestina masih kekurangan obat obatan dan pasokan medis di jalur Gaza, sementara itu Israel memblokade di perbatasan Gaza.
Pemerintah Palestina mengecam keras tindakan jet tempur Israel yang menjadikan personel tim medis dan kesehatan sebagai sasaran. Akibatnya gempuran di RS Indonesia dan Komplek Medis Nasser menyebabkan tewasnya tiga petugas medis dan tiga lainya alami luka luka. Selain itu ambulan sebanyak lima unit milik Pemerintah dan Swasta dihancurkan.
Konflik ini diketahui bermula saat ketegangan pasca penutupan pintu keluar masuk di jalur Gaza, PM Israel Benyamin Netanyahu telah mendeklarasikan perang terbuka terhadap Palestina.(*)
Tinggalkan Balasan