Krusial.com | Aceh Besar – peredaran narkotika jenis sabu masih marak berlangsung di perairan Aceh, sindikat jaringan tersebut di duga internasional.

Diketahui pada bulan lalu pihak Polda berhasil mengamankan 348 kg sabu di tengah kawasan hutan Aceh dan di duga jaringan Malaysia- Belanda. Kemudian pada 2 Juli tepatnya hari minggu 2023, personil Direskrim Polda Aceh kembali berhasil mengamankan sabu seberat 57 kg yang di kemas dalam bungkusan teh China melalui laut Lamreh, Aceh Besar.

Melalui Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar, dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, mengatakan bahwa sabu sabu yang di seludupkan merupakan jaringan internasional Thailand, Malaysia, dan Aceh.

“Mereka semua pelaku kejahatan sabu sabu ini merupakan jaringan internasional, semua pelaku berasal dari Aceh, dan pemiliknya juga dari Aceh,” ucap Ahmad Haydar dalam konferensi pers di Mapolda Aceh 12 Juli 2023.

Adapun dalam kasus ini, pengungkapannya berawal dari informasi yang di dapatkan personil Ditresnarkoba Polda Aceh pada 2 Juli melalui masyarakat

“Kami berterimakasih kepada masyarakat atas adanya info ini, apabila tidak ada masyarakat yang mengetahui kejahatan ini, maka kasus ini tidak akan terungkap,” pungkas Ahmad Haydar.