Krusial.com — Polda Metro Jaya mengerahkan 9.505 personel gabungan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Pengamanan tersebut bertujuan memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh personel menghormati hak warga dalam menyampaikan aspirasi serta mengutamakan pendekatan humanis selama bertugas.

“Konsep pengamanan kita hari ini, TNI dan Polri, adalah memberikan pelayanan kepada warga negara. Ini sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi,” ujar Dadang saat apel kesiapan pengamanan di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.

Sebanyak 9.505 personel gabungan tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pengamanan dalam. Mereka disiagakan untuk memberikan pelayanan dan memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung kondusif.

Adapun rincian personel yang dikerahkan meliputi:

  1. Polri sebanyak 7.660 personel.
  2. TNI sebanyak 1.540 personel.
  3. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 135 personel.
  4. Pengamanan dalam (Pamdal) sebanyak 170 personel.

Kapolda Tekankan Pengamanan Humanis

Dadang menegaskan penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Karena itu, kehadiran aparat diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tetap profesional dalam menghadapi berbagai situasi selama kegiatan berlangsung. Setiap tindakan harus dilakukan secara terukur dan proporsional dengan mengutamakan komunikasi serta pendekatan humanis.

Sementara itu, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi meminta seluruh personel menjalankan tugas sesuai prosedur. Ia menekankan pentingnya memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta,” ujarnya.

Polisi Siapkan Pengaturan Lalu Lintas

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel ditempatkan di sejumlah titik kegiatan. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif agar kegiatan berjalan aman dan tertib.

Selain menjaga keamanan, Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi. Rekayasa arus kendaraan akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan.

“Melalui semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, saling menjaga ruang publik sebagai sarana penyampaian pendapat. Kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai,” katanya.

Budi juga mengimbau masyarakat mengikuti perkembangan informasi melalui akun Instagram resmi @poldametrojaya dan @tmcpoldametro. Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan Polisi 110.

Polda Metro Jaya berharap seluruh pihak dapat menjaga ketertiban selama aksi penyampaian pendapat berlangsung. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi sekaligus menjalankan aktivitas lainnya dengan aman.