Krusial.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meluncurkan program donor darah rutin bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap tiga bulan sekali. Program tersebut diluncurkan Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-438 Kota Meulaboh di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Senin (12/10/2026).

Tarmizi mengatakan, program donor darah itu menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di lingkungan pemerintahan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan darah.

Menurut Tarmizi, peringatan HUT Kota Meulaboh tidak semestinya hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Selain menjaga budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi, kita juga harus membangun kepedulian sosial dan semangat berbagi bersama. Dalam rangkaian peringatan HUT pada hari ini, kita meluncurkan program donor darah bagi ASN secara berkala setiap tiga bulan sekali,” kata Tarmizi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi Aceh Barat dan mendorong kemajuan daerah.

Tarmizi menilai pembangunan membutuhkan semangat gotong royong, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya dan identitas lokal. Karena itu, ia berharap momentum HUT ke-438 dapat memperkuat rasa memiliki terhadap daerah sekaligus mendorong terwujudnya Aceh Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Peringatan HUT ke-438 ini merupakan momentum bagi kita untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai warisan budaya, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun Aceh Barat yang lebih maju, mandiri dan sejahtera dengan tema Aceh Barat Ta Meusaho, Ta Puwoe Budaya Bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi juga mengajak masyarakat menjadikan Aceh Barat sebagai keluarga besar yang saling mendukung tanpa terpecah oleh permusuhan maupun perbedaan.

“Mari kita bersatu dan menjadikan Aceh Barat ini seperti keluarga besar, akan indah ketika kita saling peduli dan saling menyayang, tanpa terkotak-kotak lagi dan tanpa ada permusuhan, demi menyelamatkan generasi penerus,” kata Tarmizi. ***