<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wine Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/wine/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2024 14:50:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Wine Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral Tuak, Beer Hingga Wine Dapat Sertifikat Halal Dari Kemenag</title>
		<link>https://www.krusial.com/viral-tuak-beer-hingga-wine-dapat-sertifikat-halal-dari-kemenag/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/viral-tuak-beer-hingga-wine-dapat-sertifikat-halal-dari-kemenag/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 14:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Beer]]></category>
		<category><![CDATA[BPJPH]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Haram]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Tuak]]></category>
		<category><![CDATA[Wine]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=22673</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Jakarta &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan temuan mengejutkan terkait produk pangan dengan nama-nama kontroversial seperti tuyul, tuak, beer, dan wine yang mendapat sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, mengonfirmasi temuan ini pada Selasa, 01 Oktober 2024. Menurut Asrorun, hasil investigasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Jakarta &#8211;</strong> Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengungkapkan temuan mengejutkan terkait produk pangan dengan nama-nama kontroversial seperti tuyul, tuak, beer, dan wine yang mendapat sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, mengonfirmasi temuan ini pada Selasa, 01 Oktober 2024.</p>
<p>Menurut Asrorun, hasil investigasi MUI memvalidasi laporan masyarakat bahwa produk-produk tersebut memperoleh Sertifikat Halal dari BPJPH melalui jalur self declare.</p>
<p>Proses ini dilakukan tanpa audit Lembaga Pemeriksa Halal dan tanpa penetapan kehalalan dari Komisi Fatwa MUI.</p>
<p>&#8220;MUI tidak bertanggung jawab atas klaim kehalalan terhadap produk-produk tersebut,&#8221; tegas Asrorun, menekankan bahwa nama-nama produk tersebut tidak sesuai dengan standar fatwa MUI.</p>
<p>Temuan ini semakin memprihatinkan karena bukti-bukti produk tersebut terpampang jelas di situs BPJPH dan diarsipkan oleh pelapor.</p>
<figure id="attachment_22675" aria-describedby="caption-attachment-22675" style="width: 812px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-22675" src="https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2024/10/Produk-Haram-Dapat-Sertifikat-Halal.jpeg" alt="" width="812" height="935" srcset="https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2024/10/Produk-Haram-Dapat-Sertifikat-Halal.jpeg 812w, https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2024/10/Produk-Haram-Dapat-Sertifikat-Halal-261x300.jpeg 261w, https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2024/10/Produk-Haram-Dapat-Sertifikat-Halal-768x884.jpeg 768w, https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2024/10/Produk-Haram-Dapat-Sertifikat-Halal-664x765.jpeg 664w" sizes="(max-width: 812px) 100vw, 812px" /><figcaption id="caption-attachment-22675" class="wp-caption-text">Produk yang mengandung kata Beer hinga Rhum di aplikasi BPJPH.</figcaption></figure>
<p>Namun, belakangan nama-nama produk tersebut tidak lagi muncul di aplikasi BPJPH.</p>
<p>Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Miftahul Huda, memperingatkan bahwa sertifikasi halal melalui <i>self declare</i> sangat rawan penyalahgunaan.</p>
<p>&#8220;Pihak-pihak yang terlibat harus ekstra hati-hati dan teliti, serta mematuhi standar halal yang berlaku,&#8221; ujarnya.</p>
<p>MUI merujuk pada Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 dan Fatwa MUI Nomor 44 Tahun 2020 yang secara tegas melarang penggunaan nama atau simbol yang mengarah pada kekufuran, kemaksiatan, atau berkonotasi negatif dalam produk yang disertifikasi halal.</p>
<p>Asrorun menegaskan akan segera berkoordinasi dengan BPJPH Kemenag untuk mencari solusi dan mencegah terulangnya kasus serupa.</p>
<p>&#8220;Penerbitan Sertifikat Halal terhadap produk-produk tersebut menyalahi fatwa MUI tentang standar halal,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu Direktur Halal Corner Aishah Maharani menyatakan titik lemah penetapan halal melalui metode<i> Self Declare</i> yang tanpa audit dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), seringkali menimbulkan masalah.</p>
<p>“Ini bisa menghancurkan reputasi Indonesia dalam penjaminan produk halal di mata global, gara-gara cara yang tidak profesional. Perlu ada perbaikan. Kalau tidak, metode ini dihapus saja,” kata dia.</p>
<p>Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sendiri mengonfirmasi akan mengkaji kembali produk yang dinilai tidak layak mendapatkan sertifikasi halal, tetapi mendapatkan nomor sertifikasi halal.</p>
<p>&#8220;Saya belum tahu, kalau begitu kita cek dulu ya, benar tidak seperti itu,&#8221; kata Menag Yaqut saat ditemui di Tokyo, Minggu (29/09/2024).***</p>
<p><em>source: inilah.com</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/viral-tuak-beer-hingga-wine-dapat-sertifikat-halal-dari-kemenag/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minum Wine Bisa Mencegah Kanker? Ini Dia Bulde Wine!</title>
		<link>https://www.krusial.com/minum-wine-bisa-mencegah-kanker-ini-dia-bulde-wine/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/minum-wine-bisa-mencegah-kanker-ini-dia-bulde-wine/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 07:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Anggur]]></category>
		<category><![CDATA[Bulde Wine]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Minum Wine]]></category>
		<category><![CDATA[Wine]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=16707</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#8211; Terkenal sebagai penghasil buah anggur unggulan di Bali, Kabupaten Buleleng ternyata juga memiliki satu produk olahan anggur lokal yang bernilai jual tinggi, yaitu Bulde (Buleleng Dessert) Wine. Meskipun disebut wine, minuman yang diekstrak dari buah anggur asli Buleleng, yaitu Alphonsogrape, ini diproses dengan kadar alkohol 0 persen sehingga aman untuk semua umur. Hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial &#8211;</strong> Terkenal sebagai penghasil buah anggur unggulan di Bali, Kabupaten Buleleng ternyata juga memiliki satu produk olahan anggur lokal yang bernilai jual tinggi, yaitu Bulde (Buleleng Dessert) Wine.</p>
<p>Meskipun disebut wine, minuman yang diekstrak dari buah anggur asli Buleleng, yaitu Alphonsogrape, ini diproses dengan kadar alkohol 0 persen sehingga aman untuk semua umur.</p>
<p>Hanya dengan Rp45 ribu per botol ukuran kecil dan Rp90 ribu per botol ukuran besar, konsumen dapat menikmati Bulde Wine yang memiliki cita rasa segar dan menggairahkan.</p>
<p>Tidak hanya dari segi kenikmatannya, secara klinis, Bulde Wine juga telah teruji kaya akan antioksidan dan enam senyawa fenolkarboksilat alami yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh seperti obat maag, antipenuaan dini, antidepresi, dan meningkatkan imunitas tubuh. Bahkan, kandungan antioksidan pada Bulde Wine juga dapat mencegah kanker.</p>
<p>Di bawah bendera CV Pionir Akselerasi Sejahtera yang berdiri sejak tahun 2017 lalu, Bulde Wine lahir dari sinergi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil &amp; Menengah (DagperinkopUKM) serta civitas akademika Jurusan Kimia Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).</p>
<p>Co-CEO CV Pionir Akselerasi Sejahtera, I Putu Pandu Setiawan, pada Minggu (15/4/2024), menjelaskan bahwa tujuan kehadiran mereka adalah sebagai wadah bagi para petani anggur yang mengalami surplus saat panen raya. Guna mencegah tidak terserapnya buah anggur di pasaran, pihaknya siap membeli hasil panen petani dan mengolahnya menjadi produk yang bernilai tinggi.</p>
<p>Di samping dessert wine, produk olahan lain seperti jus, kombucha, dan selai juga diproduksi oleh perusahaan yang bermarkas di Kelurahan Seririt ini. Bahkan kerja sama pun dilakukan dengan Kelompok Wanita Tani Anggur Wira Grape Sejahtera yang berlokasi di Desa Lokapaksa.</p>
<p>&#8220;Para petani saat panen berlebih kan anggurnya jadi termanfaatkan di kita. Jadi kita olah menjadi lebih bernilai jual. Apalagi anggur Buleleng jenis Alphonsogrape ini banyak manfaatnya untuk kesehatan,&#8221; ungkap Pandu.</p>
<p>Berkat kerja sama yang terjalin dengan Undiksha, CV Pionir Akselerasi Sejahtera berhasil meracik Bulde Wine yang kadar nutrisinya telah teruji secara klinis. Bersama Dinas DagperinkopUKM Kab. Buleleng, pembinaan dari segi produksi, pengemasan, dan pemasaran produk pun diterima oleh pihaknya. Sehingga, jajaran timnya yang terdiri dari 10 orang dapat mewujudkan produk Bulde Wine yang dipasarkan secara menarik dan profesional.</p>
<p>Tidak hanya itu, legalitas pun dilengkapi melalui hak atas kekayaan intelektual (HAKI), badan hukum CV, uji BPOM, dan sertifikasi halal. &#8220;HAKI dan perizinan sudah lengkap semua. Astungkara untuk tahun ini BPOM dan sertifikasi halal sudah jadi,&#8221; kata Pandu.</p>
<p>Pemasaran dilaksanakan dengan cara konvensional seperti di toko offline dan event UMKM, serta secara online melalui marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Tiktokshop. Terkadang, Pandu juga mengirimkan produknya secara langsung kepada pelanggan melalui pesanan yang diterima via WhatsApp.</p>
<p>Pelanggan Bulde Wine tidak hanya berasal dari lokal Kabupaten Buleleng, tapi juga dari daerah Bali Selatan seperti Nusa Dua, Kuta, dan Denpasar. Bahkan pengiriman produk juga dilakukan ke luar Bali seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa.</p>
<p>Melalui Bulde Wine, Pandu berharap bisa menunjukkan kepada dunia bahwa anggur lokal Buleleng tidak kalah dengan produk luar negeri. Ia pun berharap kerja sama yang terjalin makin solid, karena dukungan dari segi legalitas dan pemasaran sangat dibutuhkan oleh Bulde Wine.</p>
<p>source: InfoPublik</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/minum-wine-bisa-mencegah-kanker-ini-dia-bulde-wine/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
