<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Unsur Babi Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/unsur-babi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 May 2025 06:59:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Unsur Babi Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Produk Pangan Terdapat Unsur Babi, Ini Kata Ketua LPPOM MPU Aceh</title>
		<link>https://www.krusial.com/produk-pangan-terdapat-unsur-babi-ini-kata-ketua-lppom-mpu-aceh/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/produk-pangan-terdapat-unsur-babi-ini-kata-ketua-lppom-mpu-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 06:59:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Babi]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[LPPOM MPU Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Unsur Babi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=36160</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Banda Aceh &#8212; Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 21 April 2025 mengeluarkan siaran resmi terkait Temuan diduga mengandung DNA babi pada sembilan produk pangan. Menangapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MPU Aceh, Deni Candra ST. MT saat dialog bincang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Banda Aceh &#8212;</strong> Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 21 April 2025 mengeluarkan siaran resmi terkait Temuan diduga mengandung DNA babi pada sembilan produk pangan.</p>
<p>Menangapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MPU Aceh, Deni Candra ST. MT saat dialog bincang pagi di Pro 1 RRI Lhokseumawe, (3/5/2025), mengatakan LPPOM MUI Pusat telah melakukan uji banding terhadap 7 diantara 9 produk makanan tersebut, terutama yang sudah bersertifikasi halal,</p>
<p>&#8221; LPPOM MUI sudah melakukan uji banding dari 7 ini 4 sudah di uji dan hasilnya ini bersebrangan dari BPJPH dan BPOM alias negatif tidak mengandung unsur babi, tiga lagi belom di uji &#8221; pungkas Deni.</p>
<p>Meski sudah ada uji banding tersebut, pihak LPPOM MPU Aceh hanya bisa menunggu hasil dari proses tersebut dan terkait upaya lanjutan dari seluruh rangkaian proses ini,</p>
<p>&#8221; kita hanya bisa menunggu ya, nanti bagaimana hasilnya kita tunggu saja, tapi saya tegaskan disini kita tidak mencari siapa yang salah atau benar, apa dari produsen atau dari pihak lain jadi biar berproses dulu&#8221; ujar Deni.</p>
<p>Ketua LPPOM MPU Aceh menambahkan, jaminan produk halal tidak berhenti ketika produk atau jasa berhasil mendapatkan sertifikat halal, melainkan yang lebih besar lagi adalah bagaimana kehalalan produk dapat dijaga secara berkesinambungan.</p>
<p>&#8221; Saya juga berharap kepada masyarakat, pelaku usaha, dan semua elemen masyarakat lainnya untuk mengambil peran aktif dalam pengawasan standar jaminan produk halal &#8221; pinta Deni.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/produk-pangan-terdapat-unsur-babi-ini-kata-ketua-lppom-mpu-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
