<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Standar Sanitasi Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/standar-sanitasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 15:47:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Standar Sanitasi Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Camat Kluet Utara Ingatkan Dapur MBG Penuhi Standar IPAL untuk Cegah Pencemaran Lingkungan</title>
		<link>https://www.krusial.com/camat-kluet-utara-ingatkan-dapur-mbg-penuhi-standar-ipal-untuk-cegah-pencemaran-lingkungan/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/camat-kluet-utara-ingatkan-dapur-mbg-penuhi-standar-ipal-untuk-cegah-pencemaran-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 15:47:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Alman Paluti]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Camat]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Kluet Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dapur SPPG]]></category>
		<category><![CDATA[Diawasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kluet Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Sanitasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=52253</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com – Pemerintah Kecamatan Kluet Utara mengingatkan seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar memenuhi standar sanitasi dan pengelolaan lingkungan, termasuk penyediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Camat Kluet Utara, Alman Paluti, S.STP., M.Ec.Dev., mengatakan pihak kecamatan bersama unsur Muspika telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com –</strong></span> Pemerintah Kecamatan Kluet Utara mengingatkan seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar memenuhi standar sanitasi dan pengelolaan lingkungan, termasuk penyediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Camat Kluet Utara, Alman Paluti, S.STP., M.Ec.Dev., mengatakan pihak kecamatan bersama unsur Muspika telah melakukan pengawasan dan peninjauan terhadap empat dapur SPPG yang saat ini beroperasi di wilayah Kecamatan Kluet Utara.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurutnya, keberadaan dapur SPPG sangat penting dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program strategis nasional. Namun demikian, pengelolaan limbah hasil operasional dapur juga harus menjadi perhatian serius agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kami sudah mengingatkan seluruh pengelola dapur SPPG agar memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan di sekitar lokasi operasional,” kata Alman Paluti, Senin (8/6/2026).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia berharap seluruh dapur SPPG yang beroperasi di Kecamatan Kluet Utara segera melengkapi fasilitas pengolahan limbah sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Alman, pemerintah kecamatan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan seluruh dapur SPPG menjalankan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan, baik dari aspek sanitasi, keamanan pangan, maupun pengelolaan lingkungan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak dan perlu didukung bersama. Namun, aspek lingkungan juga harus menjadi perhatian agar operasional dapur tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain pengelolaan limbah, ia menilai pemenuhan standar sanitasi menjadi faktor penting dalam menjamin keamanan dan kualitas makanan yang disajikan kepada para siswa penerima manfaat program.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Karena itu, pengelola dapur diharapkan tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan seluruh proses produksi berlangsung secara higienis dan sesuai standar kesehatan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kami berharap program strategis nasional ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi generasi muda, khususnya para siswa di berbagai jenjang pendidikan, dengan tetap memperhatikan standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan,” pungkasnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pemerintah Kecamatan Kluet Utara menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh dapur SPPG di wilayah tersebut beroperasi sesuai regulasi serta tidak menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/camat-kluet-utara-ingatkan-dapur-mbg-penuhi-standar-ipal-untuk-cegah-pencemaran-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SPPG Ujung Padang Asahan Beroperasi Tanpa SLHS dan IPAL, Standar Sanitasi Jadi Sorotan</title>
		<link>https://www.krusial.com/sppg-ujung-padang-asahan-beroperasi-tanpa-slhs-dan-ipal-standar-sanitasi-jadi-sorotan/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/sppg-ujung-padang-asahan-beroperasi-tanpa-slhs-dan-ipal-standar-sanitasi-jadi-sorotan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:42:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[IPAL]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG Ujung Padang Asahan]]></category>
		<category><![CDATA[Standar Sanitasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanpa SLHS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=48236</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com — Di tengah upaya pemerintah memastikan keamanan layanan makanan bergizi bagi masyarakat, fakta mencuat dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Padang Asahan, Kabupaten Aceh Selatan. Fasilitas yang berperan penting dalam penyediaan makanan bergizi itu ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kondisi ini dikonfirmasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com —</strong> </span>Di tengah upaya pemerintah memastikan keamanan layanan makanan bergizi bagi masyarakat, fakta mencuat dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Padang Asahan, Kabupaten Aceh Selatan. Fasilitas yang berperan penting dalam penyediaan makanan bergizi itu ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan belum memiliki</p>
<p><span style="color: #000080; font-size: 14pt;"><strong>Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)</strong></span></p>
<p>Kondisi ini dikonfirmasi langsung oleh<br />
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Yulimir, Sabtu (28/2/2026).</p>
<p>“Belum memiliki SLHS karena belum memenuhi syarat dan nilai minimal 80,” kata Yulimir.</p>
<p>Sertifikat Laik Higiene Sanitasi merupakan dokumen penting yang menandakan suatu fasilitas telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi, terutama bagi penyedia layanan makanan. Tanpa sertifikat tersebut, keamanan proses pengolahan makanan menjadi sorotan serius, apalagi jika menyasar kelompok rentan seperti anak-anak sekolah.</p>
<p>Tak hanya itu, fasilitas pengolahan limbah di SPPG tersebut juga belum tersedia.<br />
“Belum ada IPAL, mereka lagi pesan,” ujarnya.</p>
<p>Ketiadaan IPAL berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan jika limbah dapur tidak dikelola sesuai standar. Padahal, instalasi ini menjadi salah satu syarat penting untuk mencegah pencemaran dan menjaga lingkungan sekitar tetap aman.</p>
<p>Menurut Yulimir, saat ini pihak SPPG masih dalam tahap pembenahan agar dapat memenuhi nilai minimal Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sebagai syarat penerbitan SLHS. Artinya, fasilitas tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar sanitasi yang ditetapkan, meski pelayanan tetap berjalan.</p>
<p>“Kita mendorong agar SPPG aktif untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/sppg-ujung-padang-asahan-beroperasi-tanpa-slhs-dan-ipal-standar-sanitasi-jadi-sorotan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
