<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prime Agri Resources Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/prime-agri-resources/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 12:51:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Prime Agri Resources Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diam-Diam Ada Transaksi Jumbo di Emiten Sawit</title>
		<link>https://www.krusial.com/diam-diam-ada-transaksi-jumbo-di-emiten-sawit/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/diam-diam-ada-transaksi-jumbo-di-emiten-sawit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 12:51:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[Emiten Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Prime Agri Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[SGRO]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi Jumbo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=48327</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com — Ada transaksi jumbo di emiten sawit PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO). Sebanyak 599,67 juta saham berpindah tangan dengan harga rata-rata Rp 7.903. Dengan demikian transaksi yang terjadi di sesi 1i tu mencapai Rp 4,74 triliun. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pelaku dan tujuan dari transaksi tersebut. Seiring dengan transaksi jumbo itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com —</strong> </span>Ada transaksi jumbo di emiten sawit PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO). Sebanyak 599,67 juta saham berpindah tangan dengan harga rata-rata Rp 7.903.</p>
<p>Dengan demikian transaksi yang terjadi di sesi 1i tu mencapai Rp 4,74 triliun. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pelaku dan tujuan dari transaksi tersebut.</p>
<p>Seiring dengan transaksi jumbo itu, saham SGRO naik 6,67% ke level 6.400 pada akhir sesi 1.</p>
<p>Sebagai informasi, Prime Agri Resources sebelumnya bernama Sampoerna Agro. Perubahan nama perusahaan ini dilakukan seiring dengan AGPA Pte. Ltd, anak perusahaan dari POSCO International Corporation asal Korea Selatan mengakuisisi SGRO dari Twinwood Family Holdings Limited.</p>
<p>POSCO International adalah perusahaan global asal Korea Selatan yang merupakan bagian dari POSCO Group. Perusahaan ini bergerak di berbagai bidang, di antaranya perdagangan, energi, baja, dan agribisnis.</p>
<p>Melansir situs resmi perseroan, pada tahun 2024, perusahaan mencatat penjualan sebesar KRW 32.340,8 miliar atau sekitar Rp 368,5 triliun (1 KRW= Rp11,39). Pada periode yang sama, laba operasionalnya mencapai KRW 1.116,9 miliar atau sekitar Rp12,72 triliun.</p>
<p>Ruang lingkup bisnis utama perusahaan meliputi perdagangan, sumber daya, serta pengembangan dan operasi infrastruktur. Ketiga pilar ini menjadi fondasi pertumbuhan yang konsisten bagi perusahaan selama bertahun-tahun.</p>
<p>Perusahaan juga berfokus pada sejumlah bidang spesialisasi yang mencakup energi, seperti gas alam, LNG, energi surya, energi angin, hingga hidrogen. Selain itu, perseroan bergerak di sektor baja dan bahan baku baja, material baterai sekunder, gandum, minyak nabati, kapas, serta bioplastik.</p>
<p>Tidak hanya itu, perusahaan turut mengembangkan komponen kendaraan ramah lingkungan serta proyek infrastruktur dan fasilitas industri. Diversifikasi ini menjadi strategi penting dalam memperkuat daya saing perusahaan di pasar global.</p>
<p>Di Indonesia, POSCO Grup aktif di berbagai sektor, antara lain PT Krakatau POSCO, pabrik baja terintegrasi di Cilegon, perusahaan joint venture dengan PT Krakatau Steel yang dibentuk untuk merevitalisasi industri baja Indonesia. Selain itu, POSCO terlibat dalam sektor energi melalui kerjasama dengan konsorsium Pertamina Hulu Energi North East Java.</p>
<p>Adapun per 31 Januari 2026, penerima manfaat akhir SGRO adalah In Hwa Chang. Dia mengendalikan SGRO melalui Agpa Pte. Ltd. yang menggenggam 65,72% saham.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/diam-diam-ada-transaksi-jumbo-di-emiten-sawit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>POSCO Gelar Tender Wajib Saham SGRO, Tetapkan Harga Rp7.903</title>
		<link>https://www.krusial.com/posco-gelar-tender-wajib-saham-sgro-tetapkan-harga-rp7-903/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/posco-gelar-tender-wajib-saham-sgro-tetapkan-harga-rp7-903/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 14:02:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Akuisisi]]></category>
		<category><![CDATA[CPO]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Posco]]></category>
		<category><![CDATA[Prime Agri Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[SGRO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=47159</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; AGPA Pte. Ltd., anak usaha POSCO International berbasis di Singapura, akan melaksanakan penawaran tender wajib atas 34,275% saham PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) – atau sebelumnya dikenal dengan Sampoerna Agro. Seperti diberitakan IDNFinancials.com sebelumnya, AGPA kini menjadi pemegang saham pengendali SGRO setelah mengakuisisi 65,72% saham dari Twinwood Family Holdings Ltd. pada November 2025 lalu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> AGPA Pte. Ltd., anak usaha POSCO International berbasis di Singapura, akan melaksanakan penawaran tender wajib atas 34,275% saham PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) – atau sebelumnya dikenal dengan Sampoerna Agro.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Seperti diberitakan IDNFinancials.com sebelumnya, AGPA kini menjadi pemegang saham pengendali SGRO setelah mengakuisisi 65,72% saham dari Twinwood Family Holdings Ltd. pada November 2025 lalu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Setelah resmi menjadi pengendali Perseroan, AGPA akan membeli kembali sebanyak-banyaknya 623,33 juta saham SGRO dengan harga Rp7.903 per lembar dalam tender wajib mendatang.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan demikian, total nilai aksi korporasi ini mencapai maksimal Rp4,93 triliun.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mengutip prospektusnya, AGPA berkomitmen untuk mempertahankan dan mengembangkan lini usaha SGRO, dengan mempertimbangkan sinergi antara Perseroan dengan POSCO International sebagai pengendali dari AGPA.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain itu, manajemen juga mengungkapkan bahwa AGPA, sebagai pengendali baru Perseroan, tidak berencana membawa Perseroan menjadi perusahaan tertutup (go private).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kecuali setelah pelaksanaan Penawaran Tender Wajib, Perusahaan Sasaran tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perusahaan terbuka,” imbuh manajemen.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Namun, sebagai catatan, jika semua pemegang saham publik SGRO berpartisipasi dalam tender wajib ini, maka AGPA akan menggenggam 99,99% saham Perseroan, sedangkan publik hanya memiliki porsi 0,004%, atau 15,54 juta lembar saham.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mengacu pada peraturan Bursa Efek Indonesia, Perseroan dapat tetap tercatat di BEI apabila memiliki jumlah saham free float paling sedikit 50 juta saham, atau 7,5% dari jumlah saham tercatat, dan jumlah pemegang saham setidaknya 300 SID.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain itu, peraturan OJK juga mewajibkan bahwa pengendali baru yang memiliki porsi saham di atas 80% wajib mengalihkan saham kepada publik setidaknya 20% dari modal disetor Perseroan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Pengalihan kembali saham akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun sejak Penawaran Tender Wajib selesai dilaksanakan,” jelas manajemen dalam prospektus.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Berdasarkan prospektus tersebut, periode tender wajib ini akan berlangsung selama sekitar 1 bulan, mulai 21 Januari 2026 hingga 19 Februari 2026 mendatang.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut data IDNFinancials.com, saham SGRO hari ini, Selasa (20/1), ditutup naik 0,98% ke level Rp7.700. Dalam tiga bulan terakhir, seiring dengan pengumuman akuisisi AGPA, harga saham SGRO telah melesat 176,98%.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/posco-gelar-tender-wajib-saham-sgro-tetapkan-harga-rp7-903/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
