<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perdagangan Carbon Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/perdagangan-carbon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jul 2025 15:01:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Perdagangan Carbon Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>OJK Luncurkan Buku Panduan Perdagangan Karbon untuk Sektor Jasa Keuangan</title>
		<link>https://www.krusial.com/ojk-luncurkan-buku-panduan-perdagangan-karbon-untuk-sektor-jasa-keuangan/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ojk-luncurkan-buku-panduan-perdagangan-karbon-untuk-sektor-jasa-keuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 15:01:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[IDX Carbon]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Otoritas Jasa Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Carbon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=39506</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan buku “Mengenal dan Memahami Perdagangan Karbon bagi Sektor Jasa Keuangan” pada Selasa (15/7/2025) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Buku ini memuat penjelasan teknis, regulatif, dan kelembagaan terkait perdagangan karbon, serta ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku sektor keuangan terhadap mekanisme pasar karbon yang semakin berkembang. “Peluncuran buku pada hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan buku <em>“Mengenal dan Memahami Perdagangan Karbon bagi Sektor Jasa Keuangan”</em> pada Selasa (15/7/2025) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Buku ini memuat penjelasan teknis, regulatif, dan kelembagaan terkait perdagangan karbon, serta ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku sektor keuangan terhadap mekanisme pasar karbon yang semakin berkembang.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Peluncuran buku pada hari ini merupakan salah satu bagian dari upaya memperluas pemahaman dalam meningkatkan kapasitas pelaku sektor jasa keuangan terhadap perdagangan karbon di Indonesia,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar saat peluncuran buka tersebut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mahendra menjelaskan bahwa buku tersebut membahas rantai proses karbon dari proyek hingga verifikasi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia juga secara khusus memperingatkan risiko seperti fraud (penipuan) dan greenwashing (klaim palsu tentang praktik ramah lingkungan) dalam mekanisme pasar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Untuk itu, dibutuhkan sistem tata kelola yang kuat, pengawasannya efektif, serta peran aktif seluruh pemangku kepentingan menjaga integritas pasar karbon agar tetap kredibel dan dapat dipercaya,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mahendra juga memaparkan capaian IDX Carbon sejak perdagangan perdana pada 26 September 2023 dan pembukaan akses ke pasar internasional pada 20 Januari 2025.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Hingga 11 Juli 2025, volume transaksi tercatat hampir 1,6 juta ton karbon dioksida ekuivalen dengan nilai Rp77,95 miliar. Yang menarik, volume retirement (penarikan unit karbon dari pasar) melonjak signifikan, dari 6.260 ton pada 2023 menjadi 980.415 ton karbondioksida.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, menambahkan bahwa partisipasi lembaga jasa keuangan dalam pasar karbon terus meningkat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Sejak perdagangan perdana IDX Carbon, enam dari 15 pembeli perdana berasal dari sektor jasa keuangan,” kata Iman, menunjukkan antusiasme industri finansial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia juga menyebut IDX Carbon baru saja menerima penghargaan Best Official Carbon Exchange in an Emerging Market dari Green Cross United Kingdom.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Penghargaan ini adalah hasil dari dedikasi dan kolaborasi bersama. Bukan hanya milik IDX Carbon, tetapi juga merupakan refleksi keberhasilan kita bersama,” ujar Iman.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Peluncuran buku ini diharapkan dapat menjadi panduan yang komprehensif bagi sektor jasa keuangan untuk terlibat lebih aktif dan bertanggung jawab dalam perdagangan karbon, mendukung upaya Indonesia menuju ekonomi hijau.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ojk-luncurkan-buku-panduan-perdagangan-karbon-untuk-sektor-jasa-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
