<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pabrik Karet Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/pabrik-karet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jul 2025 13:19:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Pabrik Karet Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mualem Usulkan Pabrik Penggilingan Gabah di Aceh Utara, Hashim: Itu Gagasan Saya Sejak 2013</title>
		<link>https://www.krusial.com/mualem-usulkan-pabrik-penggilingan-gabah-di-aceh-utara-hashim-itu-gagasan-saya-sejak-2013/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/mualem-usulkan-pabrik-penggilingan-gabah-di-aceh-utara-hashim-itu-gagasan-saya-sejak-2013/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 13:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Muzakir Manaf]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Gabah]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Karet]]></category>
		<category><![CDATA[PT Potensi Bumi Sakti (PBS)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=39152</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mengusulkan pembangunan pabrik pengolahan gabah di Aceh Utara kepada Direktur Utama Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo. Usulan tersebut disampaikan dalam momentum peresmian pabrik karet remah milik PT Potensi Bumi Sakti (PBS) di Gampong Glee Siblah, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, pada Selasa (8/7/2025). Di hadapan jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mengusulkan pembangunan pabrik pengolahan gabah di Aceh Utara kepada Direktur Utama Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Usulan tersebut disampaikan dalam momentum peresmian pabrik karet remah milik PT Potensi Bumi Sakti (PBS) di Gampong Glee Siblah, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, pada Selasa (8/7/2025).</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Di hadapan jajaran Forkopimda dan para tokoh Aceh, Mualem menyampaikan bahwa Aceh Utara salah satu wilayah dengan potensi pertanian padi terbesar di Aceh.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">“Saya harapkan kepada Pak Hashim, akan ada lagi pabrik beras yang akan didirikan di Aceh Utara. Itu tepat kampung saya, karena kampung saya semuanya lumbung padi. Jadi inilah yang kita harapkan bersama,” ujar Mualem.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Menanggapi permintaan Mualem, Hashim Djojohadikusumo menyambut hangat gagasan tersebut. Bahkan, ia mengungkap bahwa ide membangun Pabrik Penggilingan Gabah di Aceh sebenarnya telah menjadi perhatiannya sejak lebih dari satu dekade lalu.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">“Itu adalah ide saya sejak tahun 2013, Mualem. Saya sudah pelajari waktu itu bahwa hampir seluruh produksi gabah Aceh justru dibawa ke provinsi tetangga untuk digiling. Ini tentu merugikan nilai tambah lokal,” jelas Hashim.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Hashim juga mengaitkan inisiatif tersebut dengan visi besar ayahnya, ekonom legendaris Prof. Sumitro Djojohadikusumo, tentang pentingnya hilirisasi untuk memperkuat ekonomi daerah.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">“Ayah saya dulu selalu menekankan pentingnya daerah mengolah sendiri bahan bakunya menjadi produk bernilai tambah. Pabrik penggilingan gabah ini adalah bentuk hilirisasi – dari gabah menjadi beras,” sambungnya.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span style="font-size: 14pt; color: #000080;"><strong><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z">Dapat Dukungan dari Wali Nanggroe</span></strong></span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Tak hanya itu, Hashim juga mengungkap bahwa gagasan tersebut mendapat dukungan langsung dari Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, yang turut hadir dalam acara peresmian pabrik karet tersebut.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">“Tadi saya berbicara dengan Yang Mulia Wali Nanggroe, yang ternyata punya ide serupa. Insya Allah, kita akan upayakan bersama agar impian Bapak Wali Nanggroe juga bisa terwujud,” tutur Hashim.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Usulan pembangunan pabrik pengolahan gabah ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Aceh dalam mendorong kemandirian pangan dan hilirisasi sektor pertanian.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Selain membuka lapangan kerja, pembangunan pabrik ini diharapkan akan mempercepat perputaran ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan petani Aceh terhadap provinsi lain.</span></p>
<p class="selectable-text copyable-text x15bjb6t x1n2onr6" dir="ltr"><span class="selectable-text copyable-text xkrh14z" style="color: #000000;">Jika terwujud, maka Aceh Utara tidak hanya akan menjadi lumbung padi, tapi juga pusat pengolahan beras modern yang dikelola oleh masyarakat sendiri dengan dukungan investasi nasional.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/mualem-usulkan-pabrik-penggilingan-gabah-di-aceh-utara-hashim-itu-gagasan-saya-sejak-2013/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siap Dongkrak Ekonomi Petani, Pabrik Karet Remah Pertama di Aceh Resmi Beroperasi</title>
		<link>https://www.krusial.com/siap-dongkrak-ekonomi-petani-pabrik-karet-remah-pertama-di-aceh-resmi-beroperasi/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/siap-dongkrak-ekonomi-petani-pabrik-karet-remah-pertama-di-aceh-resmi-beroperasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Alatif]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 08:50:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Karet]]></category>
		<category><![CDATA[PT Potensi Bumi Sakti]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=39084</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Sebuah tonggak penting dalam industri karet nasional tercapai dengan beroperasinya pabrik pengolahan karet remah pertama dan satu-satunya di Provinsi Aceh. Kehadiran pabrik karet remah dari PT Potensi Bumi Sakti ini membawa angin segar bagi ribuan petani karet di seluruh Aceh yang selama ini harus menjual hasil panen mereka ke luar daerah, terutama ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> Sebuah tonggak penting dalam industri karet nasional tercapai dengan beroperasinya pabrik pengolahan karet remah pertama dan satu-satunya di Provinsi Aceh. Kehadiran pabrik karet remah dari PT Potensi Bumi Sakti ini membawa angin segar bagi ribuan petani karet di seluruh Aceh yang selama ini harus menjual hasil panen mereka ke luar daerah, terutama ke Medan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan kapasitas mesin terpasang sebesar 5 ton karet kering per jam atau 10 ton karet basah per jam, pabrik yang berada di atas lahan seluas 25 hektar di Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat ini menargetkan pengolahan hingga 100 ton karet kering per hari, atau sekitar 30.000 ton per tahun. Hal ini menjadikan pabrik karet remah PT Potensi Bumi Sakti, perusahaan di bawah Arsari Group, sebagai pusat pengolahan strategis yang mampu menyerap produksi petani karet dari berbagai wilayah di Aceh.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Selama ini, petani karet kita harus menanggung biaya angkut dan menghadapi fluktuasi harga yang tidak menentu. Dengan adanya pabrik ini di wilayah sendiri, rantai distribusi menjadi lebih efisien dan harga jual bisa lebih kompetitif,&#8221; ujar Hashim S. Djojohadikusumo, CEO Arsari Group, saat peresmian Pabrik Karet Remah, PT Potensi Bumi Sakti di Desa Glee Siblah, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, Selasa (8/7/2025).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang turut hadir dalam peresmian, menyambut baik kehadiran pabrik ini. &#8220;Ini adalah langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi Aceh. Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi inisiatif dari sektor swasta seperti PT Potensi Bumi Sakti yang berinvestasi di sektor riil dan memberdayakan petani kita. Kami berharap kehadiran pabrik ini menjadi pemicu tumbuhnya industri hilir karet lainnya dan mempercepat pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tak hanya berdampak pada sektor pertanian, pabrik ini juga membuka peluang lapangan kerja yang luas bagi masyarakat setempat. Dengan menyerap tenaga kerja lokal, pabrik ini secara langsung membantu mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lebih dari itu, pabrik juga aktif mendukung program pembangunan daerah melalui inisiatif Program Pemberdayaan Masyarakat, antara lain: pemberdayaan UMKM lokal, bantuan bibit karet unggul bagi petani, program peternakan rakyat dan budidaya ikan air tawar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Multiflier effect dari kehadiran pabrik karet remah ini sangat besar. Tidak hanya petani yang merasakan manfaatnya, tetapi juga pelaku UMKM, keluarga pekerja, dan masyarakat sekitar secara umum,&#8221; tambah Hashim.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan beroperasinya pabrik remah karet dari PT Potensi Bumi Sakti ini, Aceh tidak hanya menegaskan perannya sebagai salah satu sentra karet nasional, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk membangun ekonomi daerah berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/siap-dongkrak-ekonomi-petani-pabrik-karet-remah-pertama-di-aceh-resmi-beroperasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
