<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nelayan Aceh Singkil Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/nelayan-aceh-singkil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jun 2025 15:15:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Nelayan Aceh Singkil Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nelayan Singkil: Persoalan Empat Pulau Belum Tuntas, Mengapa?</title>
		<link>https://www.krusial.com/nelayan-singkil-persoalan-empat-pulau-belum-tuntas-mengapa/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/nelayan-singkil-persoalan-empat-pulau-belum-tuntas-mengapa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 15:12:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Empat Pulau Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Ganas]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Aceh Singkil]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Singkil]]></category>
		<category><![CDATA[Persoalan Empat Pulau]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=38197</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Sejumlah nelayan di Kecamatan Singkil Utara yang tergabung di dalam Gerakan Aliansi Nelayan Aceh Singkil (GANAS) menilai, persoalan keberadaan empat pulau di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, belum sepenuhnya tuntas.  &#8220;Dari sudut pandang nelayan kami menilai persoalan 4 pulau ini belum sepenuhnya tuntas, &#8221; sebut Ketua gerakan aliansi nelayan Aceh Singkil (Ganas), Rahmi Yasir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Sejumlah nelayan di Kecamatan Singkil Utara yang tergabung di dalam Gerakan Aliansi Nelayan Aceh Singkil (GANAS) menilai, persoalan keberadaan empat pulau di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, belum sepenuhnya tuntas. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Dari sudut pandang nelayan kami menilai persoalan 4 pulau ini belum sepenuhnya tuntas, &#8221; sebut Ketua gerakan aliansi nelayan Aceh Singkil (Ganas), Rahmi Yasir, Rabu (18/6/2025). </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebab menurut Rahmi Yasir, hingga saat ini persoalan dugaan terjadi ilegal fishing yang dilakukan para nelayan dari masih dikhawatirkan kerap terjadi di lokasi empat pulau tersebut. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sehingga tegasnya, selain nelayan yang tergabung kedalam gerakan aliansi nelayan Aceh Singkil (Ganas) tersebut berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan pada pulau tersebut. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Juga kita meminta pemerintah untuk memplotkan anggaran pembangunan pos pengawasan terpadu di perairan laut empat pulau tersebut,&#8221; tambahnya. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebab tegas Rahmi Yasir, ia menyakini bahwa dengan adanya pos pengawasan terpadu tersebut dapat menjadi solusi tepat dalam mengantisipasi terjadinya praktek ilegal fishing didaerah 4 pulau itu. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya, Rahmi Yasir juga meminta pembangunan menara navigasi lampu suar di daerah karang raja uda dan di daerah ujung simanuk-manuk, sebagai tanda batas wilayah perairan laut Provinsi Aceh dengan wilayah Sumatera Utara (Sumut). </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Disamping itu, selain sejuta harapan agar adanya komitmen pemerintah untuk pembangunan sejumlah  pendukung sejumlah fasilitas  pengamanan di lokasi empat pulau.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Nelayan yang tergabung kedalam gerakan aliansi nelayan Aceh Singkil (GANAS) menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi – tinggi nya kepada presiden RI, Prabowo Subianto yang telah mengambil alih penyelesaian penangan sengketa 4 pulau dan menetapkan ke empat Pulau tersebut masuk kembali dalam wilayah Aceh.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/nelayan-singkil-persoalan-empat-pulau-belum-tuntas-mengapa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
