<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Haji Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/info-haji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 09:10:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Info Haji Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenhaj Pulangkan 66 Persen Jemaah Haji Indonesia ke Tanah Air</title>
		<link>https://www.krusial.com/kemenhaj-pulangkan-66-persen-jemaah-haji-indonesia-ke-tanah-air/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/kemenhaj-pulangkan-66-persen-jemaah-haji-indonesia-ke-tanah-air/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 09:10:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=52847</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat pemulangan jemaah haji ke Tanah Air berjalan lancar. Sebanyak 66 persen jemaah haji telah kembali ke Indonesia hingga Minggu (21/6/2026). Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers di Makkah, Senin, 22 Juni 2026. Total jemaah dan petugas yang sudah pulang mencapai 135.872 orang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat pemulangan jemaah haji ke Tanah Air berjalan lancar. Sebanyak 66 persen jemaah haji telah kembali ke Indonesia hingga Minggu (21/6/2026).</p>
<p>Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers di Makkah, Senin, 22 Juni 2026. Total jemaah dan petugas yang sudah pulang mencapai 135.872 orang.</p>
<p>&#8220;Proses pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju Indonesia terus berlangsung dengan baik,&#8221; ujarnya. Pemulangan jemaah haji gelombang pertama dilakukan melalui Bandara Jeddah.</p>
<p>Bagian ini mencakup 267 kelompok terbang atau kloter. Jumlah kepulangan gelombang pertama ini mencapai 104.753 orang.</p>
<p>Sementara itu, pemulangan gelombang kedua melalui Bandara Madinah menerbangkan 87 kloter dengan total jemaah dan petugas sebanyak 33.646 orang. Sebanyak 15.802 jemaah haji khusus juga telah kembali ke Indonesia.</p>
<p>Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah masih berjalan. Petugas menjadwalkan pendorongan terakhir pada Senin (22/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, layanan Bus Shalawat di Makkah akan berhenti pada hari yang sama. &#8220;Pastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan aman dan terus berkoordinasi dengan petugas,&#8221; katanya.</p>
<p>Jemaah di Madinah juga diimbau untuk memperbanyak ibadah secara tertib. Kemenhaj mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kondisi kesehatan tubuh dan dapat menghubungi petugas jika mengalami keluhan kesehatan.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/kemenhaj-pulangkan-66-persen-jemaah-haji-indonesia-ke-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Jemaah Haji Banten Meninggal di Tanah Suci</title>
		<link>https://www.krusial.com/dua-jemaah-haji-banten-meninggal-di-tanah-suci/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/dua-jemaah-haji-banten-meninggal-di-tanah-suci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 04:22:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[PPIH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=51830</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Dua jamaah haji asal Banten meninggal dunia di tanah suci. Kabar duka ini datang dari rombongan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 17 asal Kabupaten Pandeglang, Banten. Kedua jemaah tersebut diketahui bernama Santana dan Iwan Setiawan. Mereka meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Layanan Umum Pandeglang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Dua <strong><span style="color: #000080;"><a style="color: #000080;" href="https://kilasterkini.com/wamenhaj-seluruh-jemaah-haji-indonesia-telah-tinggalkan-mina/">jamaah haji</a></span></strong> asal Banten meninggal dunia di tanah suci. Kabar duka ini datang dari rombongan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 17 asal Kabupaten Pandeglang, Banten.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kedua jemaah tersebut diketahui bernama Santana dan Iwan Setiawan. Mereka meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Layanan Umum Pandeglang, Raden Yunce Dewi membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, salah satu jemaah haji 2026, Iwan Setiawan diduga mengalami gangguan kesehatan terkait jantung.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Yang meninggal ada dua orang dari kloter kami, pertama Santana, kemudian Pak Iwan Setiawan. Informasinya beliau sempat pingsan, karena faktor jantung,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Iwan Setiawan sempat pingsan dikamar mandi sebelum mendapat penanganan medis. Santana sempat mengikuti rangkaian ibadah haji, namun kondisi kesehatannya menurun sehingga dirawat di rumah sakit.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan kedua jenazah tidak dipulangkan ke Indonesia. Keduanya akan dimakamkan di Mekkah sesuai prosedur yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">PPIH Pandeglang menyampaikan belasungkawa mendalam dan berharap keluarganya diberi kekuatan serta ketabahan. “Semoga husnul khatimah dan seluruh keluarga diberikan ketabahan,” ucapnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin menyebutkan jumlah jemaah haji 2026 tercatat 9.192 jiwa. Mereka dibagi dalam 24 kloter.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dari Pandeglang jemaah haji tahun 2026 mencapai 952 orang. &#8220;Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kloter,&#8221; kata Samsudin.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kloter untuk jemaah haji Pandeglang adalah kloter 13 sebanyak 388 jemaah, kloter 17 (391 jemaah) dan kloter 23 (173 jemaah). Kedua jemaah yang meninggal berasal dari kloter 17.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/dua-jemaah-haji-banten-meninggal-di-tanah-suci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mbah Marsiyah Asal Kediri Ternyata Jadi Jemaah Haji Tertua di Dunia</title>
		<link>https://www.krusial.com/mbah-marsiyah-asal-kediri-ternyata-jadi-jemaah-haji-tertua-di-dunia/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/mbah-marsiyah-asal-kediri-ternyata-jadi-jemaah-haji-tertua-di-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 04:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sharia]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji Tertua]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Marsiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=51827</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Jemaah haji tertua di dunia tahun 2026 berasal dari Kediri, Jawa Timur. Perempuan bernama Mbah Marsiyah tersebut saat ini telah berusia 104 tahun. Marsiyah tergabung dalam Kloter SUB 112 Embarkasi Surabaya. Ia tiba di Makkah bersama 221 ribu jemaah asal Indonesia. Kedatangan lansia ini langsung menarik perhatian publik dunia. Lansia yang lahir tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Jemaah haji tertua di dunia tahun 2026 berasal dari Kediri, Jawa Timur. Perempuan bernama Mbah Marsiyah tersebut saat ini telah berusia 104 tahun. Marsiyah tergabung dalam Kloter SUB 112 Embarkasi Surabaya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia tiba di Makkah bersama 221 ribu jemaah asal Indonesia. Kedatangan lansia ini langsung menarik perhatian publik dunia. Lansia yang lahir tahun 1921 ini mendaftar haji sejak lima tahun lalu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Biaya keberangkatan dikumpulkan dari hasil berjualan jenang selama bertahun-tahun. Uang tabungan tersebut ia simpan sedikit demi sedikit di dalam kaleng.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Saya menabung sedikit-sedikit dari jualan jenang lalu disimpan di kaleng,&#8221; katanya. Jika ada kekurangan, anak-anak akan membantu menambahkan biaya tersebut, ujarnya ditulis, Minggu (31/5/2026).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Marsiyah menjalankan ibadah di tanah suci didampingi putri kandungnya, Muidah. Sang putri saat ini sudah menginjak usia 67 tahun.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mereka berdua saling membantu selama menjalani rangkaian ibadah di Makkah. Kondisi fisik dan mental Marsiyah dilaporkan sangat baik menjelang wukuf.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia masih bisa berjalan perlahan meskipun sering menggunakan kursi roda. Ketua Kloter 112, Abiswatun Nadhiroh, memastikan jemaah tersebut dalam keadaan sehat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Marsiyah mengaku tidak pernah mengalami sakit yang serius selama ini. &#8220;Alhamdulillah, hati saya merasa sangat senang,&#8221; ucapnya pada Jumat (22/5/2026). Jemaah tertua ini siap menyelesaikan seluruh rukun haji dengan baik.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/mbah-marsiyah-asal-kediri-ternyata-jadi-jemaah-haji-tertua-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Imigrasi Bandara Soetta Temukan Modus Baru Keberangkatan Haji Nonprosedural</title>
		<link>https://www.krusial.com/imigrasi-bandara-soetta-temukan-modus-baru-keberangkatan-haji-nonprosedural/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/imigrasi-bandara-soetta-temukan-modus-baru-keberangkatan-haji-nonprosedural/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 19:32:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soetta]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Haji Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Haji Nonprosedural]]></category>
		<category><![CDATA[Imigrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keberangkatan Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Modus Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=51797</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mengungkap dua modus yang paling sering digunakan calon jamaah haji nonprosedural untuk berangkat ke Tanah Suci selama musim haji 2026. &#8220;Modus tersebut umumnya dijalankan oleh oknum. Tepatnya oknum penyelenggara perjalanan untuk menghindari pengawasan petugas,&#8221; kata Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta, Jerry Prima, dalam keterangannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mengungkap dua modus yang paling sering digunakan calon jamaah haji nonprosedural untuk berangkat ke Tanah Suci selama musim haji 2026.</p>
<p>&#8220;Modus tersebut umumnya dijalankan oleh oknum. Tepatnya oknum penyelenggara perjalanan untuk menghindari pengawasan petugas,&#8221; kata Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta, Jerry Prima, dalam keterangannya ditulis, Sabtu (30/5/2026).</p>
<p>Modus pertama adalah penggunaan izin wisata. Calon jamaah mengaku akan melakukan perjalanan ke negara Asia Tenggara seperti Malaysia atau Singapura.</p>
<p>Setelah tiba di negara tujuan tersebut, mereka melanjutkan perjalanan menuju Arab Saudi. Yakni, melalui Jeddah atau Madinah untuk menunaikan ibadah haji.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong><span style="color: #000080;">Penyalahgunaan Visa Kerja</span></strong></span></p>
<p>Selain visa wisata, penyalahgunaan Visa Amil Work juga menjadi salah satu cara yang digunakan. Visa tersebut merupakan izin kerja resmi yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi.</p>
<p>Perihal ini bagi tenaga kerja asing. Namun, dalam sejumlah kasus, visa itu digunakan untuk kepentingan ibadah haji.</p>
<p>Menurut Jerry, berbagai upaya pencegahan berhasil dilakukan berkat kerja sama lintas instansi. Mulai dari Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, hingga kepolisian.</p>
<p>Imigrasi juga menerapkan sistem profiling penumpang yang memungkinkan data calon penumpang dianalisis. Tepatnya, sebelum mereka melakukan proses check-in di bandara.</p>
<p><span style="font-size: 14pt; color: #000080;"><strong>Pengawasan Diperketat</strong></span></p>
<p>Selain profiling, Imigrasi menggunakan sistem Subject of Interest (SOI). Sistem ini akan memberikan peringatan otomatis ketika paspor milik orang yang pernah mencoba berangkat haji secara ilegal dipindai di konter pemeriksaan.</p>
<p>Kasus-kasus yang berhasil dicegah kemudian diserahkan kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk proses hukum lebih lanjut. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman guna menelusuri pihak-pihak yang diduga mengorganisir keberangkatan haji nonprosedural.</p>
<p>Imigrasi Soekarno-Hatta menyatakan akan terus memperkuat pengawasan lalu lintas penerbangan jamaah haji. Tujuannya, guna mencegah praktik serupa pada musim haji mendatang.</p>
<p>Sepanjang 18 April hingga 15 Mei 2026, Imigrasi Soekarno-Hatta berhasil mencegah keberangkatan sebanyak 89 calon jamaah haji nonprosedural. Di antaranya terdiri sebanyak 40 laki-laki dan 49 perempuan.</p>
<p>Jumlah tersebut menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 721 orang. Penurunan itu dinilai menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak menggunakan jalur ilegal dalam pelaksanaan ibadah haji.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/imigrasi-bandara-soetta-temukan-modus-baru-keberangkatan-haji-nonprosedural/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timwas Haji DPR Berangkat ke Arab Saudi Awasi Layanan Jemaah</title>
		<link>https://www.krusial.com/timwas-haji-dpr-berangkat-ke-arab-saudi-awasi-layanan-jemaah/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/timwas-haji-dpr-berangkat-ke-arab-saudi-awasi-layanan-jemaah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 04:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Cucun Ahmad Syamsurijal]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VIII DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Jemaah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=51127</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Tanah Suci. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan realisasi komitmen pelayanan yang telah disepakati bersama Kementerian Haji dan Umrah. Rombongan pertama Timwas Haji DPR RI bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Tanah Suci pada Sabtu, 16 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Tanah Suci. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan realisasi komitmen pelayanan yang telah disepakati bersama Kementerian Haji dan Umrah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rombongan pertama Timwas Haji DPR RI bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Tanah Suci pada Sabtu, 16 Mei 2026 pagi. Cucun mengatakan pengecekan di lapangan mencakup pemondokan, katering, dan layanan jemaah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Kita akan memastikan semua yang dialami jemaah di Madinah ini. Baik terkait pemondokannya maupun kateringnya, masih akan kita cek semuanya,&#8221; kata Cucun di Banten, Sabtu (16/5/2026)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">DPR RI akan mencocokkan kondisi di lapangan dengan kesepakatan yang dibuat dalam rapat Panja. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah jarak hotel menuju area ibadah di Madinah dan Makkah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Jumlah penempatan jemaah pada setiap kamar penginapan menjadi salah satu perhatian Timwas Haji DPR RI. Cucun mengatakan DPR akan mengecek kesesuaian kapasitas kamar dengan komitmen yang telah disepakati.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Termasuk komitmen dari kementerian terkait pada saat Panja. Bahwa penempatan akomodasi itu jumlah per kamarnya sekian, dan jarak hotelnya di Madinah juga berapa,&#8221; ujar Cucun.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Timwas Haji DPR RI menjadikan penanganan jemaah yang tertinggal di Madinah karena sakit sebagai salah satu agenda prioritas. Timwas akan berkoordinasi dengan Daker Madinah setelah tiba di Arab Saudi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Timwas Haji DPR RI akan mengevaluasi skema evakuasi bagi jemaah yang sakit di Madinah. Keberangkatan tim pertama tersebut turut didampingi anggota Komisi VIII DPR RI.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Hari ini saya berangkat dengan tim pertama, didampingi tim Panja dan sahabat dari Komisi VIII. Masih banyak hal yang harus kita bahas dulu di Daker Madinah, terutama terkait jemaah dari kloter-kloter kemarin yang masih tertinggal karena sakit,&#8221; kata Cucun.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Cucun mengatakan Timwas akan mengecek metode pemberangkatan jemaah yang sakit menuju Makkah. DPR juga akan membahas kemungkinan penggunaan ambulans atau keberangkatan bersama kloter berikutnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Kita akan cek berapa yang harus diberangkatkan dengan skema ambulans, atau apakah memang bisa diberangkatkan dengan kloter selanjutnya. Misalnya bagi yang sudah agak sembuh akan disatukan dengan rombongan keberangkatan terakhir yang menuju ke Makkah,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Timwas Haji DPR RI juga akan mengevaluasi kesiapan petugas operasional di Daker Madinah. Pengawasan dilakukan terhadap kesiapan perangkat, petugas, dan akomodasi untuk menyambut jemaah gelombang kedua.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Kita harus pastikan. Apakah di Daker Madinah ini semua perangkat, petugas, dan akomodasinya sudah siap atau belum,&#8221; ucap Cucun.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/timwas-haji-dpr-berangkat-ke-arab-saudi-awasi-layanan-jemaah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sentuhan Bumbu Indonesia Kini Hadir dalam Layanan Konsumsi Jemaah Haji</title>
		<link>https://www.krusial.com/sentuhan-bumbu-indonesia-kini-hadir-dalam-layanan-konsumsi-jemaah-haji/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/sentuhan-bumbu-indonesia-kini-hadir-dalam-layanan-konsumsi-jemaah-haji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:34:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumsi]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=50964</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Produk bumbu Nusantara mulai digunakan untuk konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Jemaah disebut bahagia menikmati makanan bercita rasa Indonesia selama musim haji, Kamis (7/5/2026). Direktur Jenderal Ekonomi Haji Kementerian Haji, Jaenal Effendi, menyebut antusiasme jemaah sangat tinggi. “Jemaah haji kita sangat bahagia merasakan cita rasa Indonesia di sini,” ujarnya dalam siaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Produk bumbu Nusantara mulai digunakan untuk konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Jemaah disebut bahagia menikmati makanan bercita rasa Indonesia selama musim haji, Kamis (7/5/2026).</p>
<p>Direktur Jenderal Ekonomi Haji Kementerian Haji, Jaenal Effendi, menyebut antusiasme jemaah sangat tinggi. “Jemaah haji kita sangat bahagia merasakan cita rasa Indonesia di sini,” ujarnya dalam siaran pers tertulis, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Jaenal mengatakan eksportir Indonesia berhasil menjalin kerja sama dengan pelaku usaha Arab Saudi. Kemitraan itu mendukung penyediaan makanan siap saji bagi jemaah Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, masuknya produk bumbu Indonesia memperkuat layanan konsumsi selama ibadah haji berlangsung. Bumbu tersebut kini dipakai dalam pengolahan makanan jemaah di Arab Saudi.</p>
<p>Ia menilai cita rasa Nusantara membuat jemaah lebih nyaman selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Produk bumbu Indonesia sudah masuk dan dipakai untuk konsumsi jemaah,” katanya.</p>
<p>Pemerintah juga menyiapkan platform oleh-oleh haji berbasis ekonomi nasional untuk mendukung pelaku UMKM. Platform itu masih dimatangkan agar memberi manfaat ekonomi lebih luas.</p>
<p>Jaenal mengatakan pemerintah ingin ibadah haji berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Presiden dan Menteri Haji disebut terus mendorong manfaat ekonomi bagi UMKM Indonesia.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Arab Saudi terhadap kemitraan ekonomi selama musim haji berlangsung. Dukungan itu dinilai membantu distribusi produk Indonesia berjalan lebih baik.</p>
<p>Pemerintah berharap dampak ekonomi penyelenggaraan haji dapat diukur secara jelas pada masa mendatang. “Multiplier effect ekonomi dari haji diharapkan bisa kita kuantifikasi,” ucapnya.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/sentuhan-bumbu-indonesia-kini-hadir-dalam-layanan-konsumsi-jemaah-haji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPHJ Audit Daftar Antrean Haji 5,5 Juta Orang</title>
		<link>https://www.krusial.com/bphj-audit-daftar-antrean-haji-55-juta-orang/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/bphj-audit-daftar-antrean-haji-55-juta-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 06:08:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BPHJ]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Antrean Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=38394</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Tenaga Ahli Wakil Kepala BPHJ, Rahmat Rifami menyampaikan, audit dilakukan terhadap antrean jemaah haji yang membludak. Menurutnya, audit tersebut adalah langkah awal memastikan validitas data dan mengurai kepadatan antrian haji. &#8220;Validasi dan rekonsiliasi data sangat penting untuk menghindari penumpukan calon jemaah yang sebenarnya tidak aktif,&#8221; kata Rahmat dalam keterangannya kepada Pro 3 RRI. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Tenaga Ahli Wakil Kepala BPHJ, Rahmat Rifami menyampaikan, audit dilakukan terhadap antrean jemaah haji yang membludak. Menurutnya, audit tersebut adalah langkah awal memastikan validitas data dan mengurai kepadatan antrian haji.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Validasi dan rekonsiliasi data sangat penting untuk menghindari penumpukan calon jemaah yang sebenarnya tidak aktif,&#8221; kata Rahmat dalam keterangannya kepada Pro 3 RRI.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia menggarisbawahi bahwa audit ini penting karena antrean terlalu panjang dan tidak sesuai kenyataan terkini. Menurutnya, banyak calon jemaah tak bisa dihubungi atau telah wafat namun masih tercatat aktif.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Ada calon jemaah yang tidak ditemukan alamatnya. Bahkan, ada yang wafat namun tetap tercatat dalam sistem,&#8221; ucapnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lebih lanjut, Rahmat menuturkan bahwa audit juga ditujukan untuk menemukan kuota yang tak terserap secara optimal. Ia berpendapat, Kementerian Agama dan instansi terkait harus bertanggung jawab dalam validasi dan pelacakan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Kami fokus pada jemaah lama yang saat dipanggil tidak melunasi dan tak diketahui tempat tinggalnya,&#8221; kata dia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rahmat menjelaskan bahwa antrean haji berbeda-beda untuk tiap daerah, dipengaruhi jumlah penduduk muslim dan kuota provinsi. Menurutnya, ada wilayah seperti Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dengan antrian hingga 47 tahun. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rahmat juga membahas pentingnya diplomasi Indonesia ke Arab Saudi untuk meningkatkan kuota haji. Selain itu, ia mendukung wacana pemanfaatan kuota negara sahabat yang tidak terserap optimal.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/bphj-audit-daftar-antrean-haji-55-juta-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu Lagi Jemaah Haji Asal Banda Aceh Wafat</title>
		<link>https://www.krusial.com/satu-lagi-jemaah-haji-asal-banda-aceh-wafat/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/satu-lagi-jemaah-haji-asal-banda-aceh-wafat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 07:09:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Azhari]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[PPIH]]></category>
		<category><![CDATA[PPIH Embarkasi Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Wafat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=38070</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang jemaah haji asal Banda Aceh, Cut Nuraini (75 tahun) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-01, wafat di Arab Saudi, Minggu, 15 Juni 2025, jam 12.50 waktu setempat. Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari mengatakan bahwa Cut Nuraini adalah jemaah yang berasal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang jemaah haji asal Banda Aceh, Cut Nuraini (75 tahun) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-01, wafat di Arab Saudi, Minggu, 15 Juni 2025, jam 12.50 waktu setempat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari mengatakan bahwa Cut Nuraini adalah jemaah yang berasal dari Ceurih Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit An Nur, Makkah. Menurut sertifikat kematian (CoD), Almarhumah didiagnosa mengalami gangguan pernapasan berat (ARDS) karena infeksi radang paru-paru.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Azhari juga mengatakan petugas kloter dan syarikah sedang melakukan  pemulasaraan jenazah dan fardu kifayah.&#8221;Alamarhumah akan dimakamkan di Sharaya. Kita doakan semoga diampuni segala dosanya dan mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah swt,&#8221; ujar Azhari, Minggu (15/6/2025). </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Azhari menjelaskan bahwa jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi bertambah menjadi 6 orang. Sebelum Cut Nuraini, seorang jemaah asal Banda Aceh, Burhanuddin Muhammad yang tergabung dalam kloter 3  wafat di Makkah, 31 Mei lalu dan 2 jemaah BTJ-08 asal Pidie, Rusli Sulaiman dan Nurhayati Mahmud juga wafat di Makkah 26 Mei dan 11 Juni lalu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain itu, Nurbaiti Muhammad Saleh asal Aceh Besar (BTJ-11) wafat di Makkah, 12 Juni lalu dan Sarullah Adamy Adat asal Aceh Selatan (BTJ-06) juga wafat di Mina, 7 Juni lalu.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/satu-lagi-jemaah-haji-asal-banda-aceh-wafat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perdana, 2.760 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air</title>
		<link>https://www.krusial.com/perdana-2-760-jemaah-haji-tiba-di-tanah-air/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/perdana-2-760-jemaah-haji-tiba-di-tanah-air/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 03:34:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BP Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulangan Haji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=37888</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Ribuan jemaah haji Indonesia dari tujuh kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Air, Kamis (12/6/2025) dini hari. Mereka masuk dalam gelombang pertama yang meninggalkan Tanah Suci, Arab Saudi. Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Azhar Simanjuntak mengatakan, total terdapat 2.760 jemaah haji Indonesia dari tujuh kloter pada gelombang pertama yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Ribuan jemaah haji Indonesia dari tujuh kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Air, Kamis (12/6/2025) dini hari. Mereka masuk dalam gelombang pertama yang meninggalkan Tanah Suci, Arab Saudi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Azhar Simanjuntak mengatakan, total terdapat 2.760 jemaah haji Indonesia dari tujuh kloter pada gelombang pertama yang telah meninggalkan Tanah Suci, Rabu (11/6/2025). Ketujuh kloter tersebut adalah UPG 1, LOP 1, JKG s1, UPG 2, SUB 1, dan JKS 1.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Sebanyak 393 jemaah haji tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 12 Juni 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Disusul dengan 435 jemaah haji asal Jawa Barat Debarkasi Asrama Haji Bekasi,&#8221; ujarnya, Kamis (11/6/2025) dini hari.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selebihnya, sambung Dahnil, akan ada kedatangan jemaah haji di debarkasi lainnya. Pemulangan gelombang pertama akan berlangsung sampai dengan 25 Juni 2025.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Dilanjutkan nanti pemulangan gelombang kedua dari Madinah mulai tanggal 26 Juni  dan berakhir pada 19 Juli 2025. Gelombang kedua adalah jemaah haji plus atau ONH Plus,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan demikian, lanjut Dahnil, 11 Juli 2025 merupakan pemulangan terakhir jemaah haji dari Tanah Suci. Kepulangan terakhir jemaah haji akan menjadi simbol penyerahan pemindahan manajemen penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama ke BP Haji.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;BP Haji akan memegang sepenuhnya pelaksanaan ibadah haji pada 1446 Hijriah atau tahun 2026. Maka, kepulangan terakhir itu menjadi simbol penyerahan atau pendelegasian,&#8221; ujar Dahnil.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/perdana-2-760-jemaah-haji-tiba-di-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Bantah Kabar Adanya Pungli Safari Wukuf</title>
		<link>https://www.krusial.com/kemenag-bantah-kabar-adanya-pungli-safari-wukuf/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/kemenag-bantah-kabar-adanya-pungli-safari-wukuf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 04:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Info Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli Safari Wukuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=37854</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief memastikan, tidak ada biaya atau pungutan liar (pungli) bagi jemaah yang mengikuti program safari wukuf. Ia menjamin, program safari wukuf yang dijalankan pada Kamis (5/6/2025) berlangsung gratis alias tidak dipungut biaya. Sebelumnya sempat beredar kabar, ada jemaah yang harus membayar sekian rupiah untuk mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief memastikan, tidak ada biaya atau pungutan liar (pungli) bagi jemaah yang mengikuti program safari wukuf. Ia menjamin, program safari wukuf yang dijalankan pada Kamis (5/6/2025) berlangsung gratis alias tidak dipungut biaya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebelumnya sempat beredar kabar, ada jemaah yang harus membayar sekian rupiah untuk mengikuti program safari wukuf. Kabar itu ramai beredar dalam beberapa hari terakhir.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Perlu kami sampaikan program safari wukuf ini sudah berlangsung lama. Kami tidak memungut biaya apa pun kepada jemaah,&#8221; kata Hilman kepada tim Media Center Haji di Makkah, Senin (9/6/2025).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Safari wukuf itu ada yang dibawa Kementerian Agama secara mandiri, khususnya orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik. Ada juga safari wukuf yang dikategorikan sakit dan itu dilakukan oleh KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia),” ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurutnya, jemaah memang memberikan sejumlah uang kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Namun, uang itu lebih diberikan kepada fasilitas pendorongan kursi roda saat jemaah menjalankan umrah wajib, sunnah atau ibadah lain.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Untuk program ini (safari wukuf) sudah berlangsung lama dan tidak dipungut biaya apapun. Adapun adanya kabar-kabar yang beredar mengenai pungutan, kalau kami cermati itu hubungan antara jemaah dengan KBIH ataupun para pembimbingnya,” katanya, menegaskan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ia mengatakan, sebagian jemaah melakukan komunikasi dengan para pembimbingnya, pimpinan KBIH atau organisasi kemudian dititipkan.  Mereka kemudian ada yang memerlukan biaya untuk pendorongan saat umrah wajib, atau umrah sunnah. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Jadi konteksnya bukan safari wukuf, mungkin juga ada jemaah yang melaporkan mereka sudah membayar kepada orang yang sudah membantu itu. Kebetulan orang itu terpilih mengikuti program safari wukuf,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurutnya, biaya tersebut untuk pendorongan kursi roda di Masjidil Haram. Untuk safari wukuf, kementerian agama tidak memungut biaya apa pun.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Kami mengambil jemaah dari hotel untuk mengikuti safari wukuf di hotel. Kemudian kembali lagi ke hotel,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebanyak 477 jemaah haji lansia, risiko tinggi (risti), dan disabilitas mengikuti Program Safari Wukuf Khusus Lansia pada  puncak haji 1446 H/2025 M. Safari wukuf adalah momen di mana para jemaah tetap melaksanakan wukuf di Arafah, tapi tidak di tenda melainkan dari dalam bus.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mereka dijemput menggunakan bus (total 15 bus) dari hotel transit untuk dibawa ke Arafah. Kemudian, di Arafah, Jemaah melakukan wukuf dari dalam bus di bawah arahan bimbingan ibadah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Berhubung mayoritas jemaah program safari wukuf masuk kategori lansia, pelaksanaan ibadah di Arafah berlangsung tidak lebih dari 60 menit. Beberapa ibadah yang dijalani adalah salat Zuhur dan Asar, mendengarkan khutbah dari pembimbing ibadah serta berdoa.</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/kemenag-bantah-kabar-adanya-pungli-safari-wukuf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
