<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/indeks-harga-saham-gabungan-ihsg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 May 2025 08:08:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penutupan Perdagangan, IHSG Menguat di Zona Hijau</title>
		<link>https://www.krusial.com/penutupan-perdagangan-ihsg-menguat-di-zona-hijau/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/penutupan-perdagangan-ihsg-menguat-di-zona-hijau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 08:08:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[IDX Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Menguat]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=37244</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (27/5/2025), saat pembukaan pagi hari dan penutupan sore hari mengalami penguatan yang signifikan. Sebelumnya pada perdagangan awal pekan atau Senin (26/5/2025), IHSG ambruk ke zona merah atau melemah 25,81 poin (-0,36 persen) ke level 7.188,35. Pada pembukaan perdagangan sesi 1, Selasa (27/5/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (27/5/2025), saat pembukaan pagi hari dan penutupan sore hari mengalami penguatan yang signifikan.</p>
<p>Sebelumnya pada perdagangan awal pekan atau Senin (26/5/2025), IHSG ambruk ke zona merah atau melemah 25,81 poin (-0,36 persen) ke level 7.188,35.</p>
<p>Pada pembukaan perdagangan sesi 1, Selasa (27/5/2025) pagi hari, IHSG dibuka menguat 15,82 poin atau 0,22 persen ke posisi 7.204,17. Meski sempat melemah pada penutupan perdagangan sesi 1 di siang hari, IHSG kembali mengalami penguatan pada penutupan perdagangan sesi 2 di sore hari.</p>
<p>Pantauan pada penutupan perdagangan sore hari, Selasa (27/5/2025), IHSG berada di zona hijau, ditutup menguat 10,62 poin atau 0,15 persen ke posisi 7.198,97.</p>
<p>Berdasarkan data IDX Mobile, saham-saham berikut ini masuk dalam lima besar emiten dengan kenaikan tertinggi hari ini.</p>
<p>Saham-saham yang dimaksud adalah PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menguat 24,6 persen menjadi Rp314 per saham. PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) menguat 25 persen menjadi Rp625 per saham.</p>
<p>Kemudian, saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) menguat 34,62 persen menjadi Rp175 per saham. PT Martina Berto Tbk (MBTO) menguat 34,94 persen menjadi Rp112 per saham.</p>
<p>Terakhir, saham PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) menguat 34,95 persen menjadi Rp135 per saham.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/penutupan-perdagangan-ihsg-menguat-di-zona-hijau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Investasi saat IHSG Melemah: Dua Sektor Ini Patut Dilirik</title>
		<link>https://www.krusial.com/tips-investasi-saat-ihsg-melemah-dua-sektor-ini-patut-dilirik/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/tips-investasi-saat-ihsg-melemah-dua-sektor-ini-patut-dilirik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 04:54:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Melemah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=33083</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Jakarta &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan tren pelemahan. Meski begitu, investor masih bisa melirik sejumlah sektor yang berpotensi mendatangkan keuntungan alias cuan. Analis PT Lotus Andalan Sekuritas, Muhammad Thoriq Fadilla mengatakan, terdapat saham-saham defensif seperti perbankan dan sektor konsumer yang patut dicermati di saat kondisi pasar saat ini. Kedua sektor tersebut berpotensi mendapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Jakarta</strong> &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan tren pelemahan. Meski begitu, investor masih bisa melirik sejumlah sektor yang berpotensi mendatangkan keuntungan alias cuan.</p>
<p>Analis PT Lotus Andalan Sekuritas, Muhammad Thoriq Fadilla mengatakan, terdapat saham-saham defensif seperti perbankan dan sektor konsumer yang patut dicermati di saat kondisi pasar saat ini.</p>
<p>Kedua sektor tersebut berpotensi mendapat dorongan positif dari momentum Ramadan dan Idul Fitri, yang biasanya meningkatkan konsumsi masyarakat serta transaksi keuangan.</p>
<p>&#8220;Tips investasi terkini teman-teman bisa fokus saham defensif seperti perbankan dan sektor konsumer yang terimbas dari adanya sentimen Ramadan dan Idul Fitri,&#8221; kata Thoriq dalam <em>Market Buzz IDX Channel</em> pada Senin (17/3/2024).</p>
<p>Selain saham defensif, lanjut Thoriq, investor juga bisa memanfaatkan volatilitas pasar dengan melakukan trading jangka pendek pada saham komoditas, seperti emas dan saham-saham sektor energi lainnya dengan menggunakan pendekatan teknikal.</p>
<p>Di samping itu, sebagai strategi perlindungan, masyarakat disarankan untuk menyimpan sebagian dana dalam bentuk tunai. Thoriq menilai hal ini penting agar investor tetap memiliki modal cadangan untuk membeli saham dengan valuasi menarik ketika harganya mengalami koreksi signifikan atau memasuki area diskon.</p>
<p>Sementara itu, IHSG diperkirakan masih akan bergerak sideways cenderung melemah dengan support di level 6.379 dan resisten di angka 6.559. Pemangkasan peringkat saham Indonesia oleh Goldman Sachs dan Morgan Stanley turut menekan kepercayaan investor, semakin membebani pergerakan IHSG.</p>
<p>&#8220;Kalau secara teknikal, saya rasa masih akan ada pelemahan menuju support tersebut. Penjualan asing masih mendominasi, belum ada tanda-tanda teknikal rebound,&#8221; tutur Thoriq. ***</p>
<p>source: IDXChannel</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/tips-investasi-saat-ihsg-melemah-dua-sektor-ini-patut-dilirik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Ditutup Menguat ke 6.636 Ditopang Tujuh Sektor</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-ditutup-menguat-ke-6-636-ditopang-tujuh-sektor/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-ditutup-menguat-ke-6-636-ditopang-tujuh-sektor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 11:40:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ASPI]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[FORU]]></category>
		<category><![CDATA[Goto]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Ditutup Menguat]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[IMAS]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)]]></category>
		<category><![CDATA[INDO]]></category>
		<category><![CDATA[INET]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Cuan]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Top Gainers]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=32272</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Jakarta &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,27 persen atau 18,15 poin ke level 6.636 pada Jumat (7/3/2025). Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 21,05 miliar dengan nilai transaksi Rp10,35 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 927.208 kali. Adapun sebanyak 319 saham harganya naik, 242 saham harganya terkoreksi dan 233 saham lainnya stagnan. Menguatnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Krusial | Jakarta</b> &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,27 persen atau 18,15 poin ke level 6.636 pada Jumat (7/3/2025).</p>
<p>Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 21,05 miliar dengan nilai transaksi Rp10,35 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 927.208 kali.</p>
<p>Adapun sebanyak 319 saham harganya naik, 242 saham harganya terkoreksi dan 233 saham lainnya stagnan.</p>
<p>Menguatnya IHSG ditopang tujuh sektor yakni sektor teknologi menguat 5,14 persen, sektor energi naik 0,54 persen, sektor infrastruktur naik 0,22 persen, sektor bahan baku naik 2,21 persen, sektor siklikal naik 0,03 persen, sektor properti naik 0,97 persen, sektor non siklikal naik 0,46 persen.</p>
<p>Sementara itu, sektor keuangan turun 0,32 persen, sektor kesehatan turun 0,64 persen, sektor transportasi turun 0,76 persen dan sektor industri turun 0,43 persen.</p>
<p>Tiga saham yang menempati posisi top gainers yaitu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 14,04 persen ke Rp8.325, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) naik 12,10 persen ke Rp278 dan PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) naik 11,84 persen ke Rp170.</p>
<p>Tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) turun 24,87 persen ke Rp1.465, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) turun 9,68 persen ke Rp140 dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) turun 7,28 persen ke Rp955.</p>
<p>Tiga saham yang aktif diperdagangkan hingga penutupan sesi pertama siang ini yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).***</p>
<p>source: IDXChannel</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-ditutup-menguat-ke-6-636-ditopang-tujuh-sektor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Diperkirakan Konsolidasi setelah Sempat Naik</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-diperkirakan-konsolidasi-setelah-sempat-naik/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-diperkirakan-konsolidasi-setelah-sempat-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 10:39:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[BRMS]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Tarif Trump]]></category>
		<category><![CDATA[MIKA]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Tiongkok-AS]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[TPIA]]></category>
		<category><![CDATA[UNTR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=32263</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Jakarta &#8212; Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia diperkirakan akan konsolidasi, Jumat (7/3/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,32 persen (86 poin) ke level 6.617,85 pada Kamis pekan ini. Kenaikan IHSG tersebut disertai dengan net buy (beli bersih) oleh investor asing sebesar Rp183 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Jakarta &#8212;</strong> Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia diperkirakan akan konsolidasi, Jumat (7/3/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,32 persen (86 poin) ke level 6.617,85 pada Kamis pekan ini.</p>
<p>Kenaikan IHSG tersebut disertai dengan net buy (beli bersih) oleh investor asing sebesar Rp183 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BRMS, TPIA, UNTR, dan MIKA.</p>
<p>&#8220;Pada perdagangan Jumat ini IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi. Rentang perdagangan di level 6.542 hingga 6.717 dengan level support di 6.400,&#8221; kata Tim Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jumat (7/3/2025).</p>
<p>Tim Mirae Asset menilai, ketidakpastian global semakin meningkat dan pasar saham AS kembali terkoreksi secara signifikan. Dow Jones dan S&amp;P500 masing-masing ditutup melemah 1 persen dan 1,8 persen.</p>
<p>Perang dagang dimulai oleh Presiden AS Donald Trump terhadap beberapa mitra dagang utama seperti Kanada, Meksiko, Tiongkok. Sehingga kekhawatiran meningkat terhadap ekonomi AS yang telah menunjukkan tanda-tanda melambat.</p>
<p>&#8220;Kanada dan Tiongkok telah merespon dengan melakukan tindakan balasan. Kanada menyatakan akan memberlakukan tarif 25 persen untuk barang-barang impor asal AS yang bernilai USD30 miliar.</p>
<p>Pemerintah Tiongkok mengumumkan tarif balasan terhadap barang-barang impor dari AS. Tarif 15 persen akan dikenakan pada produk impor ayam, gandum, jagung, dan katun dari AS.</p>
<p>Sedangkan tarif 10 persen juga dikenakan untuk  impor barang lainnya dari AS. Di antaranya, sorgum, kacang kedelai, daging babi, daging sapi, produk akuatik, buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk susu.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-diperkirakan-konsolidasi-setelah-sempat-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Diprediksi Lanjut Melemah pada Perdagangan Senin (3/3), Ini Sentimennya</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-diprediksi-lanjut-melemah-pada-perdagangan-senin-3-3-ini-sentimennya/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-diprediksi-lanjut-melemah-pada-perdagangan-senin-3-3-ini-sentimennya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 22:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[DSNG]]></category>
		<category><![CDATA[ESSA]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Melemah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)]]></category>
		<category><![CDATA[PGEO]]></category>
		<category><![CDATA[Prediksi IHSG Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=31900</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Jakarta &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melorot 214,85 poin atau 3,31% ke 6.270,59 di akhir perdagangan Februari. Dalam sepekan terakhir, IHSG melemah 7,83%. VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memperkirakan IHSG untuk perdagangan Senin (3/3) bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 6.160 dan resistance 6.450 dengan indikator RSI menunjukkan IHSG masuk ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Jakarta &#8212;</strong> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melorot 214,85 poin atau 3,31% ke 6.270,59 di akhir perdagangan Februari. Dalam sepekan terakhir, IHSG melemah 7,83%.</p>
<p><i>VP Marketing, Strategy and Planning</i> Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memperkirakan IHSG untuk perdagangan Senin (3/3) bergerak <i>mixed </i>cenderung melemah dalam rentang level <i>support </i>6.160 dan <i>resistance </i>6.450 dengan indikator RSI menunjukkan IHSG masuk ke dalam zona <i>oversold </i>dan MACD menunjukkan pelemahan tren.</p>
<p>Pergerakan IHSG besok dipengaruhi oleh sejumlah sentimen. Dari dalam negeri, pasar menantikan rilis data inflasi Februari 2025 dalam negeri yang diperkirakan tumbuh sebesar 0,5% <i>year on year</i> (yoy) atau melambat dari sebelumnya 0,76% <i>yoy</i>.</p>
<p>&#8220;Kami berpandangan jika kembali terjadi deflasi secara bulanan, maka akan berdampak pada pasar seiring dengan daya beli yang melemah, khususnya menghadapi tematik Ramadan,&#8221; kata Audi kepada Kontan, Jumat (28/2).</p>
<p>Selain itu, laju IHSG juga bakal dipengaruhi oleh depresiasi nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menjadi sentimen negatif untuk pasar.</p>
<p>Senada, analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG masih rawan terkoreksi terbatas dengan <i>support </i>di 6.269 dan <i>resistance </i>6.399 untuk perdagangan Senin (3/3).</p>
<p>&#8220;Kami perkirakan, IHSG masih akan dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah yang diperkirakan masih tertekan dan <i>outflow </i>dari emiten <i>big caps </i>khususnya perbankan,&#8221; ucap Herditya kepada Kontan, Jumat (3/3).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><b>Rekomendasi Saham</b></span></p>
<p>Herditya menyarankan beberapa saham yang menarik untuk dilirik, antara lain PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dengan target harga Rp 720-Rp 745 per saham, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) pada target harga Rp 1.005-Rp 1.080 per saham dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) di rentang harga Rp 930-Rp 960 per saham.</p>
<p>Sementara itu, Audi merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati pada perdagangan Senin (3/3/2024), antara lain:</p>
<p><b>1. PT Avia Avian Tbk (AVIA)</b></p>
<ul>
<li>Rekomendasi:<i> Speculative buy</i></li>
<li><i>Support</i>: Rp 340</li>
<li><i>Resistance</i>: Rp 390</li>
</ul>
<p><b>2. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)</b></p>
<ul>
<li>Rekomendasi: <i>Speculative buy</i></li>
<li><i>Support</i>: Rp 4.300</li>
<li><i>Resistance</i>: Rp 4.850</li>
</ul>
<p>source: kontan</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-diprediksi-lanjut-melemah-pada-perdagangan-senin-3-3-ini-sentimennya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rotasi Top 10 Big Cap pada 2024: BREN di Puncak, ASII dan BBNI Terdepak</title>
		<link>https://www.krusial.com/rotasi-top-10-big-cap-pada-2024-bren-di-puncak-asii-dan-bbni-terdepak/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/rotasi-top-10-big-cap-pada-2024-bren-di-puncak-asii-dan-bbni-terdepak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 14:07:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ASII]]></category>
		<category><![CDATA[BBNI]]></category>
		<category><![CDATA[Big Cap]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia (BEI)]]></category>
		<category><![CDATA[Emiten Big Cap]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Big Cap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=27273</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Jakarta &#8211; Posisi saham dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami rotasi yang cukup kencang selama tahun 2024. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) berada di posisi puncak Top 10 market cap usai menyalip PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sempat terjun di bulan September, harga saham BREN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Jakarta &#8211;</strong> Posisi saham dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami rotasi yang cukup kencang selama tahun 2024. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) berada di posisi puncak Top 10 market cap usai menyalip PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).</p>
<p>Sempat terjun di bulan September, harga saham BREN melaju kencang di penghujung 2024, dengan kenaikan 37,41% dalam sebulan terakhir. Membawa emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini mengakumulasi penguatan harga 24,08% sepanjang tahun 2024.</p>
<p>Performa positif itu mendongkrak market cap BREN ke level Rp 1.240,87 triliun. Lebih tinggi dibandingkan BBCA yang kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 1.192,69 triliun di akhir tahun 2024.</p>
<p>Membuntuti BREN dan BBCA, posisi lima besar dihuni oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). BYAN memiliki market cap senilai Rp 675 triliun, TPIA sebesar Rp 648,84 triliun dan AMMN sebanyak Rp 614,59 triliun.</p>
<p>Laju saham big bank sedang melambat di tahun 2024. Posisi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ikut merosot. BBRI dan BMRI tergusur dari posisi lima besar, ke rangking enam dan tujuh dengan posisi market cap di Rp 618,36 triliun dan Rp 532 triliun.</p>
<p>Di sisi lain, ada yang terdepak, dan ada juga yang menyeruak ke jajaran Top 10 market cap. Jika dibandingkan secara tahunan dengan posisi akhir tahun 2023, PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tergusur.</p>
<p>Situasi ini sejalan dengan laju harga saham keduanya yang masing-masing mengakumulasi pelemahan 13,27% dan 19,07%. Dus, market cap ASII dan BBNI pun ikut tergerus. Posisi keduanya digantikan oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).</p>
<p>Harga saham DSSA dan PANI terbang hingga mencapai level multibagger, melejit setinggi 362,50% dan 226,53% sepanjang tahun 2024. Hasil itu mendongkrak market cap kedua saham tersebut, hingga menempati posisi ke-8 dan ke-9 di jajaran Top 10 market cap.</p>
<p>Kapitalisasi pasar DSSA kini mencapai Rp 285,10 triliun, sementara PANI memiliki market cap Rp 270,14 triliun. Selanjutnya, ada PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) diurutan ke-10 saham dengan market cap terbesar di BEI dengan kapitalisasi pasar Rp 268,46 triliun.</p>
<p>Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas Indonesia Fath Aliansyah Budiman mengamati rotasi di jajaran top market cap membawa kontribusi yang cukup besar bagi pasar saham. Dengan bobot yang jumbo, pergerakan saham top market cap ikut menentukan arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).</p>
<p>Arus dana keluar (capital outflow) dari investor asing menjadi penekan IHSG, sekaligus saham-saham big cap berkategori blue chip.</p>
<p>&#8220;Adanya outflow dalam beberapa bulan terakhir membuat saham-saham yang tergolong blue chip lebih mendapat tekanan,&#8221; ujar Fath kepada Kontan.co.id, Senin (30/12/2024).***</p>
<p>source: <em>Kontan.co.id</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/rotasi-top-10-big-cap-pada-2024-bren-di-puncak-asii-dan-bbni-terdepak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
