<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Etnis Rohingnya Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/etnis-rohingnya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Oct 2024 15:35:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Etnis Rohingnya Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapal pengangkut Etnis Rohingya Diperairan Aceh Selatan Akan Dievakuasi Besok Pagi</title>
		<link>https://www.krusial.com/kapal-pengangkut-etnis-rohingya-diperairan-aceh-selatan-akan-dievakuasi-besok-pagi/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/kapal-pengangkut-etnis-rohingya-diperairan-aceh-selatan-akan-dievakuasi-besok-pagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2024 15:35:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Labuhan Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=23767</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Aceh Selatan &#8211; Kapal motor pengangkut etnis Rohingya yang terombang-ambing di perairan Aceh Selatan akan dievakuasi besok oleh Basarnas dan pihak terkait. &#8220;Hasil musyawarah bersama pihak UNHCR, IOM, Forkopimda Aceh Selatan, dan masyarakat setempat bahwa besok akan dilakukan evakuasi terhadap orang asing yang terombang-ambing di perairan Aceh Selatan,&#8221; kata Yuhelmi, Perwakilan Pemkab Aceh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Aceh Selatan &#8211;</strong> Kapal motor pengangkut etnis Rohingya yang terombang-ambing di perairan Aceh Selatan akan dievakuasi besok oleh Basarnas dan pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Hasil musyawarah bersama pihak UNHCR, IOM, Forkopimda Aceh Selatan, dan masyarakat setempat bahwa besok akan dilakukan evakuasi terhadap orang asing yang terombang-ambing di perairan Aceh Selatan,&#8221; kata Yuhelmi, Perwakilan Pemkab Aceh Selatan, pada Rabu, 23 Oktober 2024.</p>
<p>Ia menjelaskan berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat setempat. masyarakat mengizinkan penampungan sementara di Aceh Selatan.</p>
<p>&#8220;Benar, masyarakat mengizinkan untuk penampungan sementara yakni paling lama cuma tujuh hari berada di Aceh Selatan sejak dievakuasi ke darat,&#8221; kata Yuhelmi.</p>
<p>Berdasarkan hasil musyawarah maksimal cuma satu minggu orang asing tersebut diizinkan di dalam kawasan Aceh Selatan, selanjutnya akan dipindahkan ketempat penampungan oleh pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Untuk evakuasi kedarat akan dilakukan oleh pihak Basarnas dan unsur terkait. beserta pihak keamanan,&#8221; kata Yuhelmi.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/kapal-pengangkut-etnis-rohingya-diperairan-aceh-selatan-akan-dievakuasi-besok-pagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terungkap, 8 Warga Aceh Seludupkan Etnis Rohingya, 4 Pelaku Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://www.krusial.com/terungkap-8-warga-aceh-seludupkan-etnis-rohingya-4-pelaku-ditangkap-polisi/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/terungkap-8-warga-aceh-seludupkan-etnis-rohingya-4-pelaku-ditangkap-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Alatif]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 16:42:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Penyeludupan Rohingya]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=16355</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Meulaboh &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat berhasil menangkap empat orang tersangka tindak pidana penyelundupan puluhan imigran Rohingya. Kasus penyeludupan mulai terkuak usai adanya penyelidikan dari kepolisian kabupaten setempat. Kasus tersebut mulai terendus setelah satu hari warga etnis Rohingya berada di tempat pengungsian atau penampungan sementara di Aceh Barat. Sebelumnya, para imigran Rohingya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Meulaboh &#8211;</strong> Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat berhasil menangkap empat orang tersangka tindak pidana penyelundupan puluhan imigran Rohingya. Kasus penyeludupan mulai terkuak usai adanya penyelidikan dari kepolisian kabupaten setempat.</p>
<p>Kasus tersebut mulai terendus setelah satu hari warga etnis Rohingya berada di tempat pengungsian atau penampungan sementara di Aceh Barat. Sebelumnya, para imigran Rohingya ini ditemukan nelayan Aceh Barat di tengah laut terombang-ambing lantaran kapalnya terbalik.</p>
<p>Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana mengatakan, tindak pidana tersebut diketahui setelah kepolisian menerima laporan pada Rabu, 20 Maret 2024 sekira pukul 07.00 Wib, dari Nelayan Kuala Bubon, yang melakukan evakuasi kepada enam warga etnis Rohingya yang berhasil diselamatkan nelayan.</p>
<p>“Setelah kepolisian menerima laporan, polisi langsung mendalaminya. Hasil penyelidikan menunjukkan ada delapan warga Aceh yang terlibat hingga menjadi tersangka, empat di antaranya sudah ditangkap,” kata Kapolres Aceh Barat, Andi Kirana, saat melakukan konferensi pers dengan wartawan di Mapolres setempat, Selasa, 2 April 2024.</p>
<p>Adapun tersangka telah diamankan di Mapolres Aceh Barat, disebutkan Kapolres Andi, yaitu HS (33) warga Desa Peuneulop, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Kemudian HI (25) warga Desa Drien Kipah, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya.</p>
<p>Selanjutnya, M (46) warga Desa Kuta Iboh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, dan E (49) warga Desa Peuneulop, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan.</p>
<p>“Keseluruhan tersangka itu ada delapan, empat sudah tertangkap dan empatnya lagi masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ungkap Kapolres.</p>
<p>Keempat DPO itu, kata Andi, masing-masing warga Provinsi Aceh, yaitu S (40), warga Idie Rayeuk, Aceh Timur, K (40), warga Labuhan Haji, Aceh Selatan, R (40) warga Desa Drien Kipal, Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya, dan MK (45) warga Lembah Sabil, Aceh Barat Daya.</p>
<p>“Dari keempat DPO ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, artinya keseluruhan tersangka dalam kasus penyuludupan warga etnis Rohingya adalah delapan. Kemudian kasus penyuludupan juga diduga terlibat beberapa nelayan Aceh,” sebutnya.</p>
<p>AKBP Andi Kirana menjelaskan, aksi penyeludupan mulai terungkap setelah ditemukannya 75 warga etnis Rohingya di tengah laut akibat kapal yang ditumpanginya terbalik. Mereka warga etnis Rohingya yang ditemukan itu berasal dari Bangladesh bertujuan ke Malaysia.</p>
<p>Para pelaku hendak merencanakan transit di wilayah laut bagian Provinsi Aceh hingga kemudian melanjutkan perjalanan. Namun sebelum transit terlaksana, musibah terbalik kapal menimpa mereka.</p>
<p>“Rencananya imigran Rohingya tersebut setelah dijemput dari perairan Sabang akan dibawa menuju wilayah Ujung Raja, Nagan Raya, selanjutnya akan diangkut mengunakan truk menuju Tanjung Balai, Sumatera Utara untuk diseberangkan ke Tanjung Selangor, Malaysia, dengan tarif 5 juta per orang,” jelasnya.</p>
<p>Terkait barang bukti berhasil diamankan dari pelaku yang telah ditangkap, antaranya, satu unit handphone merk Iphon 11 Pro Max, satu handphone merk Infinix, satu handphone merk Nokia 105, satu buku tabungan BNI atas nama Safarina dengan nomor rekening 1816067360.</p>
<p>Akibat perbuatan tindak pidana tersebut, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 120 Avat (1) dan (2) dan/atau pasal 114 ayat (2) Undang &#8211; Undang Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan atau Pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHP, dengan ancaman pidana kurungan penjara paling lama 15 tahun.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/terungkap-8-warga-aceh-seludupkan-etnis-rohingya-4-pelaku-ditangkap-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Aceh Barat Tak Berkoordinasi, Warga Etnis Rohingya Ditolak Mundur Masyarakat</title>
		<link>https://www.krusial.com/pemkab-aceh-barat-tak-berkoordinasi-warga-etnis-rohingya-ditolak-mundur-masyarakat/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/pemkab-aceh-barat-tak-berkoordinasi-warga-etnis-rohingya-ditolak-mundur-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Alatif]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 15:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Meulaboh]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Aceh Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsi Rohingya]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak Pengungsi Rohingya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=15828</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Meulaboh &#8211; Sejumlah masyarakat Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, melakukan aksi penutupan jalan yang dilalui truk BPBD Aceh Barat berisikan warga etnis Rohingya, Kamis 21 Maret 2024. Sebelumnya warga etnis Rohingya itu setelah dievakuasi di Pelabuhan Jetty Meulaboh, dibawa ke tempat pengungsian Desa Beuregang, kecamatan setempat. Namun setiba di lokasi tersebut, ditolak mundur. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Meulaboh &#8211;</strong> Sejumlah masyarakat Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, melakukan aksi penutupan jalan yang dilalui truk BPBD Aceh Barat berisikan warga etnis Rohingya, Kamis 21 Maret 2024.</p>
<p>Sebelumnya warga etnis Rohingya itu setelah dievakuasi di Pelabuhan Jetty Meulaboh, dibawa ke tempat pengungsian Desa Beuregang, kecamatan setempat. Namun setiba di lokasi tersebut, ditolak mundur.</p>
<p>Ketua Forum Aliansi Masyarakat (FAM) Kaway XVI, Teuku Agam mengatakan, aksi dilakukan sejumlah masyarakat itu dimulai pada pukul 14.00 WIB setelah masyarakat menerima kabar warga etnis Rohingya dibawa ke Desa Beureugang.</p>
<p>&#8220;Tadi masyarakat sudah <em>standby</em> di jalan pada pukul 14.00 WIB, dan kemudian seluruh masyarakat menutup jalan agar truk pengangkut orang Rohingya tidak bisa lalui jalan ke tempat pengungsian,&#8221; kata Teuku Agam kepada Krusial, melalui sambungan telepon seluler.</p>
<p>Menurut Agam, alasan penolakan terhadap warga etnis Rohingya itu disebabkan tidak adanya saling koordinasi satu sama lain antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dengan pemerintah kecamatan dan desa.</p>
<p>&#8220;Salah Pj Bupati Aceh Barat seperti itu, apa Bupati seperti itu bodoh, tak ada koordinasi, mau semena-mena aja bertindak, enggak bisa lah begitu, kan ada pihak pemerintah kecamatan, desa dan tokoh-tokoh masyarakat,&#8221; ujarnya, gamblang.</p>
<p>Seharusnya, kata Teuku Agam, Pemkab Aceh Barat terlebih dahulu berkordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan dan desa. Hal itu supaya dapat dicarikan solusi terbaik oleh antar sesama, hingga masyarakat menerima kedatangan warga etnis Rohingya.</p>
<p>&#8220;Sebab tidak ada saling koordinasi, masyarakat menolak. Tadi belum lagi orang Rohingya itu turun langsung diintruksikan balik oleh masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Hingga berita ini tayang, Krusial belum berhasil memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tentang hal tersebut. Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Samsul Alam, dihubungi berkali-kali juga belum menjawab.***</p>
<p><strong><em>Baca dan cari <a href="https://www.krusial.com/">artikel</a>, <a href="https://www.krusial.com/">berita</a> serta konten lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJfjuwswpP7SAw?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid">Google News</a></em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/pemkab-aceh-barat-tak-berkoordinasi-warga-etnis-rohingya-ditolak-mundur-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Orang Warga Rohingya di Aceh Barat Bakal Dipindahkan ke Kota Banda Aceh</title>
		<link>https://www.krusial.com/enam-orang-warga-rohingya-di-aceh-barat-bakal-dipindahkan-ke-kota-banda-aceh/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/enam-orang-warga-rohingya-di-aceh-barat-bakal-dipindahkan-ke-kota-banda-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Alatif]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 12:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Rohingya]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Rohingya di Aceh Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=15740</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Meulaboh – Enam warga etnis Rohingya yang berada di Kabupaten Aceh Barat, bakal dipindahkan ke Kota Banda Aceh. Keenam warga ini sebelumnya ditemukan nelayan di tengah laut bagian Aceh Barat berjarak 12 mil dari daratan. &#8220;Kemungkinan besar enam pengungsi Rohingya ini, akan kita kirimkan ke ibu kota Provinsi Aceh. Pemindahan warga tersebut, setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Meulaboh –</strong> Enam warga etnis Rohingya yang berada di Kabupaten Aceh Barat, bakal dipindahkan ke Kota Banda Aceh. Keenam warga ini sebelumnya ditemukan nelayan di tengah laut bagian Aceh Barat berjarak 12 mil dari daratan.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan besar enam pengungsi Rohingya ini, akan kita kirimkan ke ibu kota Provinsi Aceh. Pemindahan warga tersebut, setelah nanti kita berkoordinasi dengan pihak terkait di kabupaten dan provinsi,&#8221; kata Camat Samatiga, M Asmiruddin Alnur, Rabu, 20 Maret 2024.</p>
<p>Menurutnya, pemindahan keenam warga berkulit hitam ke Kota Banda Aceh bertujuan untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Tentunya hal itu dikoordinasikan terlebih dahulu oleh pihak kabupaten setempat dengan Pemerintah Provinsi Aceh.</p>
<p>&#8220;Untuk tempatnya sendiri belum dapat kita pastikan di mana akan ditempatkan enam warga tersebut, nanti kalau pihak provinsi bersedia menampung, maka akan kita kirimkan langsung,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dijelaskan, sebelumnya ia menerima laporan dari masyarakat setempat, ditemukan enam warga Rohingya di tepi pantai Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat.</p>
<p>Usai ditemukan, keenam warga Rohingya ini dibawa oleh masyarakat menggunakan kendaraan tiga roda (becak) ke kantor Camat Samatiga.</p>
<p>&#8220;Mereka saat ini kita berikan fasilitas sementara di aula kantor Camat, mereka juga dilayani oleh pihak medis, diberikan obat secukupnya, makan dan minum,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi sementara, disebutkan Asmiruddin, diperkirakan terdapat 150 orang warga etnis Rohingya terdampar di laut bagian Aceh Barat.</p>
<p>&#8220;Belum diketahui pasti berapa kapal Rohingya menuju ke perairan kita, begitu pun yang tenggelam, yang pasti satu kapal sudah ditemukan nelayan dan enam orang dapat diselamatkan, sisanya masih di tengah laut,&#8221; pungkasnya.***</p>
<p><strong><em>Baca dan cari <a href="https://www.krusial.com/">artikel</a>, <a href="https://www.krusial.com/">berita</a> serta konten lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJfjuwswpP7SAw?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid">Google News</a></em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/enam-orang-warga-rohingya-di-aceh-barat-bakal-dipindahkan-ke-kota-banda-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Etnis Rohingya Terdampar di Laut Aceh Barat, Puluhan Tenggelam, Enam Selamat</title>
		<link>https://www.krusial.com/warga-etnis-rohingya-terdampar-di-laut-aceh-barat-puluhan-tenggelam-enam-selamat/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/warga-etnis-rohingya-terdampar-di-laut-aceh-barat-puluhan-tenggelam-enam-selamat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Reza Alatif]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 11:29:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingya Terdampar di Laut Aceh Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Rohingnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=15736</guid>

					<description><![CDATA[Krusial &#124; Meulaboh &#8211; Enam warga etnis Rohingya, terdampar di pesisir pantai Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Keenam orang berkulit hitam ini ditemukan nelayan di tengah laut berjarak 12 mil dari daratan. &#8220;Enam orang warga etnis Rohingya ini ditemukan oleh nelayan Kuala Bubon pada pukul 07.30 WIB, kemudian sekira pukul 11.00 WIB dievakuasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial | Meulaboh &#8211; </strong>Enam warga etnis Rohingya, terdampar di pesisir pantai Desa Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Keenam orang berkulit hitam ini ditemukan nelayan di tengah laut berjarak 12 mil dari daratan.</p>
<p>&#8220;Enam orang warga etnis Rohingya ini ditemukan oleh nelayan Kuala Bubon pada pukul 07.30 WIB, kemudian sekira pukul 11.00 WIB dievakuasi ke daratan lalu dibawa ke kantor Camat Samatiga,&#8221; kata Kabif Informasi Tagana Aceh Barat, Ferry Kurniawan, Rabu 20 Maret 2024.</p>
<p>Berdasarkan informasi sementara, disebutkan Ferry, terdapat dua kapal nelayan asal Rohingya menuju ke pantai Kabupaten Aceh Barat. Kapal pertama berisikan awak kapal sekitaran 50 orang, kapal kedua 100 orang.</p>
<p>&#8220;Di kapal yang pertama ini, enam orang dapat diselamatkan oleh nelayan, sisanya tenggelam ke laut beserta kapalnya. Satu kapal lagi masih terkatung-katung di laut bagian Aceh Barat,&#8221; ujar Ferry.</p>
<p>Krusial masih terus berupaya mendapatkan informasi lanjutan dari pihak-pihak terkait tentang adanya penemuan warga etnis Rohingya yang terdampar di Aceh Barat.***</p>
<p><strong><em>Baca dan cari <a href="https://www.krusial.com/">artikel</a>, <a href="https://www.krusial.com/">berita</a> serta konten lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJfjuwswpP7SAw?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid">Google News</a></em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/warga-etnis-rohingya-terdampar-di-laut-aceh-barat-puluhan-tenggelam-enam-selamat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>50 Etnis Rohingnya Kembali Mendarat di Aceh Timur</title>
		<link>https://www.krusial.com/50-etnis-rohingnya-kembali-mendarat-di-aceh-timur/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/50-etnis-rohingnya-kembali-mendarat-di-aceh-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 12:38:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Etnis Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Imigran Rohingnya]]></category>
		<category><![CDATA[Mendarat di Aceh Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Rohingya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=13057</guid>

					<description><![CDATA[Krusial&#124; Aceh Timur &#8211; Sebanyak 50 imigran etnis Rohingnya kembali mendarat di Aceh Timur, mereka berlabuh di Perairan Idi, pada Kamis, 14 Desember 2023. Lebih tepatnya mereka mendarat di Desa Seunebok Baro, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, sementara itu kapal yang membawa mereka belum ditemukan. Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah melalui Kapolsek Darul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Krusial| Aceh Timur &#8211;</strong> Sebanyak 50 imigran etnis Rohingnya kembali mendarat di Aceh Timur, mereka berlabuh di Perairan Idi, pada Kamis, 14 Desember 2023.</p>
<p>Lebih tepatnya mereka mendarat di Desa Seunebok Baro, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, sementara itu kapal yang membawa mereka belum ditemukan.</p>
<p>Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah melalui Kapolsek Darul Aman Iptu Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya mengetahui adanya pengungsi Rohingya saat warga menemukan empat orang Rohingnya berjalan kaki di Desa tersebut.</p>
<p>&#8220;Warga melaporkan ke Panglima Laot Idi Cut dan menginformasikan pada kami, kami melakukan kordinasi dengan Satpolairud Polres Aceh Timur, Koramil 06 dan Pos AL Idi. Setelah dilakukan interogasi terhadap 4 warga Rohingnya tadi, kami melakukan penyisiran, hasilnya ditemukan 46 Rohingnya lainya di sekitar Gampong Sineubok Baro, selanjutnya mereka akan dikumpulkan di TPI Pelabuhan Idi Cut,” jelas Kapolsek, Kamis (14/12/23).</p>
<p>Protection Associate United Nations Hight Commissioner For Refugees (UNHCR) Faisal Rahman, membenarkan adanya pendaratan etnis Rohingnya di perairan Kuala Idi.</p>
<p>&#8221; Mereka semua laki laki, saat ini mereka berjumlah 50 orang,&#8221; jelas Faisal saat dimintai keterangan.</p>
<p>Faisal juga menambahkan jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah dikarenakan tiba di darat mereka berpencar.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/50-etnis-rohingnya-kembali-mendarat-di-aceh-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
