<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cakra Buana Resources Energi Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/cakra-buana-resources-energi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 23:39:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>Cakra Buana Resources Energi Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Emiten terafiliasi Andry Hakim gelar rights issue Rp1,27 triliun</title>
		<link>https://www.krusial.com/emiten-terafiliasi-andry-hakim-gelar-rights-issue-rp127-triliun/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/emiten-terafiliasi-andry-hakim-gelar-rights-issue-rp127-triliun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 23:23:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[Andry Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Cakra Buana Resources Energi]]></category>
		<category><![CDATA[CBRE]]></category>
		<category><![CDATA[Right Issue]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=55691</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyiapkan aksi penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue untuk menghimpun dana maksimal Rp1,27 triliun. Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, CBRE akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11,80 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan Rp108 per saham. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyiapkan aksi penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue untuk menghimpun dana maksimal Rp1,27 triliun.</p>
<p>Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, CBRE akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11,80 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham.</p>
<p>Perseroan menetapkan harga pelaksanaan Rp108 per saham. Jumlah saham baru tersebut setara 72,22% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi.</p>
<p>Dengan skema tersebut, setiap pemegang 100 saham lama akan memperoleh 260 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru seharga Rp108.</p>
<p>Perseroan akan menggunakan sebagian besar dana hasil rights issue untuk mengonversi utang menjadi modal disetor. Nilai utang yang dikonversi mencapai Rp858,60 miliar atau setara US$48,5 juta dengan kurs Rp17.703 per dolar AS.</p>
<p>Utang tersebut berasal dari PT Garuda Nusantara Mineral, PT Saga Investama Sedaya, Yafin Tandiono Tan, dan Hilong Shipping Holding Limited.</p>
<p>Setelah konversi utang dan dikurangi biaya pelaksanaan PMHMETD I, CBRE akan menggunakan dana bersih yang tersisa sebagai modal kerja untuk mendukung kelangsungan dan pengembangan usaha.</p>
<p>Aksi korporasi ini juga berpotensi mengubah struktur pemegang saham CBRE. Berdasarkan skenario dalam prospektus, PT Omudas Investment Holdco yang saat ini menguasai 61,13% saham akan terdilusi menjadi 16,98% setelah rights issue.</p>
<p>PT Republik Capital Indonesia juga turun dari 9,30% menjadi 2,58%. Sebaliknya, PT Garuda Nusantara Mineral berpotensi memegang 20,07%, PT Saga Investama Sedaya 12,54%, Yafin Tandiono Tan 11,04%, dan Hilong Shipping Holding Limited 5,02%.</p>
<p>Dalam skenario tersebut, pemegang saham publik yang melaksanakan seluruh HMETD dan memesan saham tambahan akan memiliki 26,20% saham CBRE setelah aksi korporasi.</p>
<p>CBRE dijadwalkan memperoleh pernyataan efektif pada 23 Oktober 2026. Perdagangan HMETD berlangsung pada 6-12 November 2026, sedangkan periode pelaksanaan HMETD berlangsung pada tanggal yang sama.</p>
<p>Pemegang saham yang tercatat pada 4 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh HMETD dalam aksi tersebut.***</p>
<p>source: IDN Financials​‍​​​‍​​‍​‍​​‍‍​​‍​​​​​‍​‌‍​​​​‍‌​​​​​⁠</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/emiten-terafiliasi-andry-hakim-gelar-rights-issue-rp127-triliun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saham Kapal Ini Akan Gemparkan Pasar! Ada Kejutan Besar Tahun Depan</title>
		<link>https://www.krusial.com/saham-kapal-ini-akan-gemparkan-pasar-ada-kejutan-besar-tahun-depan/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/saham-kapal-ini-akan-gemparkan-pasar-ada-kejutan-besar-tahun-depan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2025 13:18:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Cakra Buana Resources Energi]]></category>
		<category><![CDATA[RUPSLB]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham CBRE]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Kapal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=45584</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mengumumkan akan menggelar Public Expose pada 18 Desember 2025 pukul 15.30 WIB, hanya sekitar satu jam setelah perusahaan menyelesaikan agenda RUPSLB yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB di hari yang sama. Kedekatan waktu kedua agenda tersebut langsung menjadi perhatian pelaku pasar yang menilai bahwa manajemen kemungkinan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mengumumkan akan menggelar Public Expose pada 18 Desember 2025 pukul 15.30 WIB, hanya sekitar satu jam setelah perusahaan menyelesaikan agenda RUPSLB yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB di hari yang sama.</p>
<p>Kedekatan waktu kedua agenda tersebut langsung menjadi perhatian pelaku pasar yang menilai bahwa manajemen kemungkinan akan menyampaikan informasi lanjutan atas keputusan penting di dalam rapat.</p>
<p>Pelaku pasar menilai bahwa paparan publik yang digelar tepat setelah RUPSLB biasanya menandakan adanya agenda strategis yang perlu dijelaskan secara lebih komprehensif kepada investor. Ekspektasi pun mengarah pada potensi penjelasan mengenai aksi korporasi, perubahan struktur bisnis atau pendanaan, hingga pembaruan roadmap dan potensi kontrak baru.l</p>
<p>Dari sisi operasional, CBRE juga tengah menjadi sorotan setelah memastikan bahwa kapal Hai Long 106, salah satu aset penting untuk proyek engineering dan eksplorasi, telah tiba di Singapura dan dikabarkan berganti nama menjadi Gunanusa Hailong 106.</p>
<p>Sementara itu, pergerakan saham CBRE dalam beberapa hari terakhir memang menunjukkan tren penguatan signifikan.</p>
<p>Di tengah sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas melihat penguatan teknikal pada saham CBRE semakin solid. &#8220;CBRE trading buy, solid white marubozu menjadi konfirmasi rebound dan membuka peluang rebound lanjutan. Spike volume seiring potensi golden cross pada MACD turut memperkuat peluang tersebut,&#8221; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (5/12/2025).</p>
<p>Sejumlah pelaku pasar juga mengaitkan kenaikan tersebut dengan aksi akumulasi oleh investor besar Andry Hakim, yang turut memperkuat ekspektasi pasar menjelang agenda Public Expose dan RUPSLB mendatang.</p>
<p>Dengan berbagai dinamika tersebut, investor menantikan agenda 18 Desember sebagai momentum penting untuk mendapatkan kejelasan strategi, proyek baru, dan arah kebijakan manajemen CBRE menuju 2026.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/saham-kapal-ini-akan-gemparkan-pasar-ada-kejutan-besar-tahun-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmi Akuisisi Hilong 106, CBRE Sinyalkan Right Issue?</title>
		<link>https://www.krusial.com/resmi-akuisisi-hilong-106-cbre-sinyalkan-right-issue/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/resmi-akuisisi-hilong-106-cbre-sinyalkan-right-issue/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 17:25:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Akuisisi Hilong 106]]></category>
		<category><![CDATA[Cakra Buana Resources Energi]]></category>
		<category><![CDATA[CBRE]]></category>
		<category><![CDATA[Right Issue]]></category>
		<category><![CDATA[RUPSLB]]></category>
		<category><![CDATA[Saham CBRE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=44129</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyetujui akuisisi kapal pipe laying &#38; lifting vessel Hilong 106 dari Hilong Shipping Holding Limited dengan pendanaan kas internal dan atau pinjaman pihak ketiga, penerbitan promissory note sebagai bagian mekanisme pembayaran, serta perubahan Anggaran Dasar untuk memperluas kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyetujui akuisisi kapal pipe laying &amp; lifting vessel Hilong 106 dari Hilong Shipping Holding Limited dengan pendanaan kas internal dan atau pinjaman pihak ketiga, penerbitan promissory note sebagai bagian mekanisme pembayaran, serta perubahan Anggaran Dasar untuk memperluas kegiatan usaha ke angkutan laut luar negeri dan layanan penunjang perairan.</p>
<p>Dalam keterbukaan informasi yang dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), hasil RUPSLB tersebut resmi disetujui pemegang saham. RUPSLB yang diselenggarakan di Jakarta itu dihadiri pemegang saham yang mewakili 72,66 persen dari total saham dengan hak suara perseroan.</p>
<p>Dengan masuknya Hilong 106 sebagai aset produktif, CBRE berpotensi mencatat kenaikan total aset dan pendapatan melalui peluang kontrak offshore bernilai besar. Total aset CBRE meningkat signifikan melonjak dari Rp328 miliar menjadi sekitar Rp1,94 triliun, yang akan tercermin dalam laporan keuangan kuartal IV/2025. Namun ekspansi agresif ini dibarengi peningkatan kewajiban, terutama dari sisi pembiayaan, yang dapat mendorong Debt to Equity Ratio (DER) berada pada level lebih tinggi.</p>
<p>Direktur Utama CBRE, Suminto, menilai bahwa dengan adanya aksi korporasi tersebut membuat opsi right issue yang tengah dikaji Perseroan merupakan opsi yang cukup baik dan strategis untuk memperkuat struktur pendanaan serta mendukung restrukturisasi modal secara berkelanjutan.</p>
<p>“Dengan struktur permodalan yang lebih solid, right issue akan menjadi momentum bagi peningkatan kinerja dan profitabilitas Perseroan. Pada akhirnya, hal ini akan membuka ruang yang lebih besar bagi potensi pembagian dividen di masa mendatang,” ujar Suminto, dalam siaran rilisnya, pada Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Hal ini disambut positif usai pemegang saham menyetujui penerbitan promissory note (PN) sebagai bagian pendanaan akuisisi. Dengan hal ini, pemegang PN memiliki kesempatan untuk meningkatkan kepemilikan saham tanpa harus menambah modal baru, sementara Perseroan dapat meningkatkan ekuitas tanpa menanggung lonjakan kewajiban berbunga</p>
<p>Kepemilikan promissory note mayoritas dipegang oleh Hilong sebesar 25 persen serta pihak terafiliasi Yafin Tandiono Tan sebesar 30 persen. Apabila memilih mengkonversi PN dan berpartisipasi signifikan dalam right issue, porsi kepemilikan mereka dapat menembus ambang batas pengendalian.</p>
<p>Dalam kondisi demikian, mandatory tender offer (MTO) berpotensi menjadi kewajiban sesuai aturan pasar modal. Hal ini akan memberi dampak terhadap struktur kepemilikan publik serta arah tata kelola perusahaan ke fase baru yang lebih agresif dalam ekspansi offshore.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/resmi-akuisisi-hilong-106-cbre-sinyalkan-right-issue/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
