<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BUMI Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/bumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 23:29:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>BUMI Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Simak Rekomendasi Saham PTBA, SSIA, dan BUMI untuk Rabu (9/9)</title>
		<link>https://www.krusial.com/simak-rekomendasi-saham-ptba-ssia-dan-bumi-untuk-rabu-9-9/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/simak-rekomendasi-saham-ptba-ssia-dan-bumi-untuk-rabu-9-9/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 23:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[PTBA]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[SSIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=55883</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 66,76 poin atau 1,01% ke 6.686,44 pada akhir perdagangan Selasa (8/9/2026). Sebanyak 363 saham naik, 244 saham turun dan 185 saham stagnan. Delapan indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan tiga indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 66,76 poin atau 1,01% ke 6.686,44 pada akhir perdagangan Selasa (8/9/2026).</p>
<p>Sebanyak 363 saham naik, 244 saham turun dan 185 saham stagnan. Delapan indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan tiga indeks sektoral lainnya masuk zona merah.</p>
<p>Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 2%, sektor barang konsumen non siklikal naik 1,39% dan sektor perindustrian yang naik 1,22%.</p>
<p>Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor kesehatan yang turun 0,59%, sektor teknologi turun 0,34% dan sektor barang konsumen siklikal yang turun 0,13%.</p>
<p>Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 36,27 miliar saham dengan total nilai Rp 15,48 triliun.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Berikut rekomendasi analis untuk perdagangan Rabu (9/9):</strong></span></p>
<p><strong>1. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)</strong></p>
<p>Pergerakan harga saham PTBA dinilai telah masuk ke area extremely overbought, sehingga koreksi wajar diperkirakan sudah dan tengah terjadi. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyarankan strategi sell on strength untuk saham PTBA dengan mencermati area target harga pada kisaran Rp 2.930–Rp 3.150.</p>
<ul>
<li>Rekomendasi: Sell on strength</li>
<li>Support: Rp 2.930</li>
<li>Resistance: Rp 3.150</li>
</ul>
<p>Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta.</p>
<p><strong>2. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)</strong></p>
<p>Saham SSIA masih bergerak konsolidasi di atas garis MA10 pada level Rp 1.791. Indikator RSI bergerak naik secara terbatas, sementara MACD mengindikasikan adanya pelemahan tren. VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menyarankan strategi speculative buy dengan target menguji resistance di Rp 1.910 dan membatasi risiko (cut loss) apabila breakdown support Rp 1.765.</p>
<ul>
<li>Rekomendasi: Speculative buy</li>
<li>Support: Rp 1.765</li>
<li>Resistance: Rp 1.910</li>
</ul>
<p>VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi.</p>
<p><strong>3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)</strong></p>
<p>Secara teknikal, tren saham BUMI masih tergolong cukup positif lantaran posisi harga bertahan di atas MA20 dengan indikator MACD yang masih dalam kondisi bullish. Namun, setelah ditutup di level Rp 226, harga mulai menguji resistance MA200 di kisaran Rp 231, sehingga terdapat potensi rejection jangka pendek. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyarankan strategi buy on weakness pada area Rp 212–Rp 220 dengan target resistance di Rp 230–Rp 235, serta mengimbau investor untuk menunggu pullback ketimbang mengejar harga.</p>
<ul>
<li>Rekomendasi: Buy on weakness</li>
<li>Support: Rp 212</li>
<li>Resistance: Rp 235</li>
</ul>
<p>Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/simak-rekomendasi-saham-ptba-ssia-dan-bumi-untuk-rabu-9-9/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Tumbang 1,88% Hari Ini (24/7), Net Sell Jumbo Tembus Rp 1,36 Triliun</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-tumbang-188-hari-ini-24-7-net-sell-jumbo-tembus-rp-136-triliun/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-tumbang-188-hari-ini-24-7-net-sell-jumbo-tembus-rp-136-triliun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2026 12:58:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[AKRA]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[BMRI]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[CUAN]]></category>
		<category><![CDATA[DEWA]]></category>
		<category><![CDATA[IHSH]]></category>
		<category><![CDATA[ISAT]]></category>
		<category><![CDATA[NSSS]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[VKTR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=54024</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tiga hari berturut-turut hingga Jumat (24/7/2026). IHSG merosot 118,88 poin atau 1,88% menjadi 6.196,43 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 1,36 triliun di seluruh pasar saat IHSG jeblok. Net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 1,25 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tiga hari berturut-turut hingga Jumat (24/7/2026). IHSG merosot 118,88 poin atau 1,88% menjadi 6.196,43 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).</p>
<p>Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 1,36 triliun di seluruh pasar saat IHSG jeblok. Net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 1,25 triliun. Net sell asing di pasar tunai dan pasar negosiasi mencapai Rp 109,33 miliar.</p>
<p>Saham-saham dengan net sell terbesar asing hari ini adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 639,7 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 304,5 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 165 miliar.</p>
<p>Saham-saham dengan net buy atau beli bersih terbesar asing adalah PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp 277,1 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 131,1 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 124,1 miliar.</p>
<p><span style="color: #000080;"><strong>Top gainers LQ45 hari ini adalah:</strong></span></p>
<p>PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 2,48%<br />
PT Indosat Tbk (ISAT) 0,78%<br />
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 0,47%</p>
<p><strong>Top losers LQ45 terdiri dari:</strong></p>
<p>PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) -7,28%<br />
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) -6,56%<br />
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) -6,36<br />
Baca Juga: Melemah 0,23% Sepekan, Kurs Rupiah Bertahan di Bawah Rp 18.000 Per Dolar AS</p>
<p>Seluruh indeks sektoral turun bersama dengan IHSG. Sektor barang konsumsi nonprimer turun paling tajam, yakni 3,04%. Sektor barang baku tumbang 3,02%.</p>
<p>Sektor energi merosot 2,82%. Sektor transportasi dan logistik ambruk 2,70%. Sektor keuangan ambrol 2%.</p>
<p>Sektor infrastruktur anjlok 1,63%. Sektor perindustrian melorot 1,47%. Sektor barang konsumsi primer terpangkas 1,45%.</p>
<p>Sektor teknologi tergerus 1,41%. Sektor properti dan real estat turun 1,16%. Sektor kesehatan melemah 0,26%.</p>
<p>Total volume transaksi bursa mencapai 37,92 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,76 triliun. Sebanyak 587 saham melemah. Ada 104 saham menguat dan 105 saham flat.</p>
<p>Meski turun tiga hari beruntun, IHSG masih menguat 0,34% dalam sepekan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 28,34%.</p>
<p>source: kontan</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-tumbang-188-hari-ini-24-7-net-sell-jumbo-tembus-rp-136-triliun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Ditutup Naik 1,1%, Tembus Level 6.100</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-ditutup-naik-11-tembus-level-6-100/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-ditutup-naik-11-tembus-level-6-100/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[AMRT]]></category>
		<category><![CDATA[ASII]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[RANS]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[TPIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=53746</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 66,24 poin atau 1,1% ke level 6.108,21 hari ini, Kamis (16/6/2026). Sebanyak 385 saham naik, 254 turun, dan 326 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 13,22 triliun melibatkan 26,23 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 10.659 triliun. Adapun sejumlah saham yang mendorong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com —</strong> </span>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 66,24 poin atau 1,1% ke level 6.108,21 hari ini, Kamis (16/6/2026).</p>
<p>Sebanyak 385 saham naik, 254 turun, dan 326 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 13,22 triliun melibatkan 26,23 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 10.659 triliun.</p>
<p>Adapun sejumlah saham yang mendorong IHSG sejak pagi tadi adalah Amman Mineral (AMMN), Bank Mandiri (BMRI), Astra (ASSI), hingga Bank Rakyat Indonesia (BBRI).</p>
<p>IHSG sepanjang hari tertahan oleh DCI Indonesia (DCII). Meski transaksi emiten Toto Sugiri tersebut sangat kecil, penurunan harga DCII sempat memangkas sekitar 15 poin IHSG, menjadikannya kontributor negatif terbesar terhadap pergerakan indeks. Bahkan DCII sempat membuat IHSG menyentuh zona merah pada 30 menit awal perdagangan.</p>
<p>Saham DCII sempat turun ke level 183.900 atau melemah sekitar 7,4% dari penutupan sebelumnya. Akan tetapi pada akhir perdagangan DCII memangkas koreksi menjadi 0,44% dan melepas beban terhadap IHSG.</p>
<p>Sementara itu, investor asing masih mencatat net sell di pasar reguler hingga sesi 1. Asing membukukan net buy Rp 1 triliun karena ada transaksi jumbo di pasar negosiasi terkait saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) dengan nilai mencapai Rp 1,44 triliun.</p>
<p>Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I tercatat mencapai Rp4,19 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp2,60 triliun dan foreign sell Rp1,59 triliun.</p>
<p>PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp60,83 miliar.</p>
<p>Selanjutnya, asing juga melepas emiten pendatang baru milik Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS), senilai Rp43,36 miliar. Tekanan jual turut menghampiri PT Astra International Tbk. (ASII) Rp30,21 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp24,63 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) Rp17,25 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp13,79 miliar.</p>
<p>source: CNBC Indonesia</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-ditutup-naik-11-tembus-level-6-100/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perdagangan asing net buy 312 juta lembar, BUMI jadi top buy</title>
		<link>https://www.krusial.com/perdagangan-asing-net-buy-312-juta-lembar-bumi-jadi-top-buy/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/perdagangan-asing-net-buy-312-juta-lembar-bumi-jadi-top-buy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 16:52:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[BIPI]]></category>
		<category><![CDATA[BNBR]]></category>
		<category><![CDATA[BRMS]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[DEWA]]></category>
		<category><![CDATA[DSSA]]></category>
		<category><![CDATA[MAPI]]></category>
		<category><![CDATA[Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Saam]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Top Buy]]></category>
		<category><![CDATA[Top Sell]]></category>
		<category><![CDATA[TPIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=53274</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (3/7/2026) ditutup pada posisi net sell atau penjualan bersih. Setelah menutup hari bursa sebelumnya, Kamis (2/7), dengan net sell sebesar 652,19 juta lembar, angka ini meningkat cukup signifikan menjadi 312,37 juta lembar di posisi net buy. Total volume perdagangan asing sendiri tampak lambat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Perdagangan saham investor asing di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (3/7/2026) ditutup pada posisi net sell atau penjualan bersih.</p>
<p dir="ltr">Setelah menutup hari bursa sebelumnya, Kamis (2/7), dengan net sell sebesar 652,19 juta lembar, angka ini meningkat cukup signifikan menjadi 312,37 juta lembar di posisi net buy.</p>
<p dir="ltr">Total volume perdagangan asing sendiri tampak lambat di kedua sisi. Volume saham pembelian asing (foreign buy) turun dari 3,56 miliar lembar menjadi 3,10 miliar lembar, dan volume penjualan saham asing (foreign sell) turun dari 4,21 miliar lembar menjadi 2,79 miliar lembar.</p>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 14pt; color: #000080;"><strong>Top Buy</strong></span></p>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham dengan volume net buy tertinggi, yaitu 313,51 juta lembar. Para investor asing membeli 535,40 juta lembar dan menjual 221,88 juta lembar saham.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk  (PADI) mendapat volume net buy sebesar 96,50 juta lembar, setelah asing membeli 142,71 juta dan menjual 46,20 juta lembar sahamnya.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mendapat net buy sebanyak 73,58 juta lembar. Perdagangan asingnya dicatat dengan 143,38 juta lembar dibeli dan tidak sampai 70 juta lembar dijual.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mendapat net buy sebesar 54,91 juta lembar, setelah asing membeli 148,26 juta lembar dan menjual 93,35 juta lembar saham.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menutup dengan net buy 36,98 juta lembar. Perdagangan asingnya dicatat dengan hampir 120 juta saham dibeli dan 82,76 juta saham dijual.</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr"><span style="font-size: 14pt;"><strong><span style="color: #000080;">Top Sell</span></strong></span></p>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Bakrie &amp; Brothers Tbk (BNBR) menjadi saham dengan volume net sell tertinggi, yaitu 155,07 juta lembar. Asing membeli 200,82 juta lembar, tetapi menjual sekitar 355,89 juta lembar.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mendapat net sell sebesar 92,64 juta lembar. Volume transaksi asingnya dicatat sebesar 52,34 juta saham dibeli dan hampir 145 juta saham dijual.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mendapat net sell 82,25 juta lembar. Transaksi asingnya dicatat dengan 63,34 juta lembar yang dibeli dan 145,60 juta lembar yang dijual.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mendapat net sell 60,31 juta lembar setelah asing membeli tidak sampai 9 juta lembar, tetapi menjual hampir 70 juta lembar.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menutup dengan net sell sekitar 46,35 juta lembar. Para investor asing membeli 30,06 juta lembar, tetapi menjual 76,42 juta lembar saham.***</p>
</li>
</ul>
<p>source: IDNFinance</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/perdagangan-asing-net-buy-312-juta-lembar-bumi-jadi-top-buy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Diprakirakan Lanjutkan Penguatan, Uji Level Psikologis 6.000</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-diprakirakan-lanjutkan-penguatan-uji-level-psikologis-6-000/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-diprakirakan-lanjutkan-penguatan-uji-level-psikologis-6-000/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 02:47:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[ANTM]]></category>
		<category><![CDATA[BBNI]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Harga Saham Gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[TPIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=52374</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang untuk terus menguat pada perdagangan Kamis 11 Juni 2026. Sehari sebelumnya, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 2,71 persen ke level 5.902. Namun, penguatan IHSG masih disertai net sell (jual bersih) oleh investor asing senilai Rp3,13 triliun. Saham yang paling banyak dilepas adalah BBRI, TPIA, BBNI, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang untuk terus menguat pada perdagangan Kamis 11 Juni 2026. Sehari sebelumnya, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 2,71 persen ke level 5.902.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Namun, penguatan IHSG masih disertai <i>net sell</i> (jual bersih) oleh investor asing senilai Rp3,13 triliun. Saham yang paling banyak dilepas adalah BBRI, TPIA, BBNI, ANTM, dan BUMI.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“IHSG berpotensi menguji level psikologis 6.000,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman. Menurut dia, level <i>support</i> IHSG akan bergerak pada rentang 5.750-5.840 dan level resistansi pada 6.000-6.050.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Fanny mengatakan eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kembali memanas memicu kekhawatiran pasar. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan negosiasi dengan Teheran terlalu lama sehingga dia mengancam akan melakukan serangan lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Hal ini membuat bursa saham AS dan Asia Pasifik merosot pada penutupan perdagangan Rabu 10 Juni 2026. Pada saat bersamaan, investor juga mencermati rilis tingkat inflasi AS yang meningkat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Inflasi inti AS pada Mei 2026 naik 0,2 persen secara bulanan,” ujar Fanny. Menurut dia, angka tersebut lebih rendah dari konsensus pasar yaitu 0,3 persen.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Indeks harga konsumen (CPI) atau inflasi inti adalah angka inflasi yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi. Secara tahunan, inflasi inti di AS mencapai 2,9 persen sesuai ekspektasi pasar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Ini berarti inflasi masih berada di atas target The Fed sebesar 2 persen,&#8221; ucap Fanny. Pada saat bersamaan, harga minyak dunia kembali meroket karena eskalasi perang di Timur Tengah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut dia, hal ini menyebabkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global. Selain itu, suku bunga yang lebih tinggi akan berlangsung dalam jangka waktu lebih lama.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di dalam negeri, indeks keyakinan konsumen (IKK) turun ke level 120,9 pada Mei 2026. Ini berarti penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 123.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tim Analis Phintraco Sekuritas mengatakan IKK kali ini merupakan yang terendah sejak September 2025. “Penurunan ini terutama disebabkan oleh penilaian yang lebih lemah terhadap kondisi ekonomi saat ini,” katanya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebaliknya, ekspektasi mengenai ketersediaan pekerjaan dan aktivitas bisnis sedikit membaik. Penjualan mobil baru di Indonesia meningkat 14 persen secara tahunan menjadi 69,219 unit pada Mei 2026.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-diprakirakan-lanjutkan-penguatan-uji-level-psikologis-6-000/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saham-saham yang Dikoleksi AK Sepanjang Pekan, Cek Detailnya</title>
		<link>https://www.krusial.com/saham-saham-yang-dikoleksi-ak-sepanjang-pekan-cek-detailnya/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/saham-saham-yang-dikoleksi-ak-sepanjang-pekan-cek-detailnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 12:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AMMN]]></category>
		<category><![CDATA[ANTM]]></category>
		<category><![CDATA[BBCA]]></category>
		<category><![CDATA[BBNI]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[BMRI]]></category>
		<category><![CDATA[BRPT]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[BUVA]]></category>
		<category><![CDATA[CUAN]]></category>
		<category><![CDATA[DSSA]]></category>
		<category><![CDATA[ENRG]]></category>
		<category><![CDATA[ESSA]]></category>
		<category><![CDATA[INCO]]></category>
		<category><![CDATA[ITMG]]></category>
		<category><![CDATA[MEDC]]></category>
		<category><![CDATA[PGAS]]></category>
		<category><![CDATA[PTBA]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Dikoleksi AK]]></category>
		<category><![CDATA[TLKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=48608</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) selama periode perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data broker summary memperlihatkan AK mencatat pembelian terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai sekitar Rp152 miliar. Transaksi tersebut mencakup sekitar 295.438 lot dengan harga rata-rata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) selama periode perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI).</p>
<p>Data broker summary memperlihatkan AK mencatat pembelian terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai sekitar Rp152 miliar. Transaksi tersebut mencakup sekitar 295.438 lot dengan harga rata-rata Rp5.059 per saham.</p>
<p>Pembelian besar berikutnya tercatat pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) sekitar Rp123,4 miliar dengan volume sekitar 42.425 lot dan harga rata-rata Rp29.143 per saham. Nilai akumulasi serupa juga terjadi pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang mencapai sekitar Rp123,3 miliar dengan harga rata-rata Rp76.092 per saham.</p>
<p>AK juga mencatat pembelian pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sekitar Rp88,7 miliar dengan volume sekitar 254.556 lot. Selain itu, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut masuk dalam daftar akumulasi dengan nilai sekitar Rp81,3 miliar dan harga rata-rata Rp2.873 per saham.</p>
<p>Pada kelompok saham lain, AK membukukan pembelian sekitar Rp72,8 miliar pada saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga tercatat dibeli sekitar Rp66,9 miliar dengan harga rata-rata Rp1.662 per saham.</p>
<p>Selanjutnya, AK mencatat akumulasi sekitar Rp48 miliar pada saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA). Pembelian juga terlihat pada saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sekitar Rp45,7 miliar serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sekitar Rp43,2 miliar.</p>
<p>Di sisi penjualan, AK tercatat melepas sejumlah saham dengan nilai transaksi besar. Penjualan terbesar terjadi pada saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sekitar Rp341,9 miliar.</p>
<p>AK juga mencatat penjualan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sekitar Rp241,3 miliar serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sekitar Rp141,4 miliar.</p>
<p>Selanjutnya, penjualan tercatat pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sekitar Rp127,3 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sekitar Rp122 miliar.</p>
<p>Saham lain yang dilepas AK meliputi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sekitar Rp92,1 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sekitar Rp74,3 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sekitar Rp70,7 miliar.</p>
<p>AK juga tercatat melepas saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sekitar Rp62,9 miliar dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sekitar Rp58,8 miliar sepanjang periode perdagangan tersebut.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/saham-saham-yang-dikoleksi-ak-sepanjang-pekan-cek-detailnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Berpeluang Lanjutkan Menguat Hari Ini</title>
		<link>https://www.krusial.com/ihsg-berpeluang-lanjutkan-menguat-hari-ini/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/ihsg-berpeluang-lanjutkan-menguat-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 06:43:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BBCA]]></category>
		<category><![CDATA[BMRI]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[CDIA]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Dibuka Naik]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Menguat]]></category>
		<category><![CDATA[WIFI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=47852</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan hari ini. Setelah Rabu kemarin IHSG ditutup naik signifikan 1,96 persen ke level 8.290,96. Namun kenaikan IHSG masih disertai net sell (jual bersih) asing sebesar Rp367 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BUMI, BMRI, CDIA dan WIFI. &#8220;Hari ini IHSG [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong></span> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan hari ini. Setelah Rabu kemarin IHSG ditutup naik signifikan 1,96 persen ke level 8.290,96.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Namun kenaikan IHSG masih disertai net sell (jual bersih) asing sebesar Rp367 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BUMI, BMRI, CDIA dan WIFI.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Hari ini IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan. Level support di rentang 8.150-8.220 dan level resistansi di rentang 8.370-8.400,&#8221; kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Kamis, 12 Februari 2026.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">IHSG menguat pada Rabu kemarin, di tenga bursa saham global yang bergerak beragam. Indeks bursa di Wall Street, Amerika Serikat ditutup melemah, sedangkan bursa kawasan Asia menguat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Pelemahan di Wall Street terjadi setelah euforia atas data tenaga kerja Januari yang menguat dari perkiraan, mereda. Sementara ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed juga menurun,&#8221; ujar Fanny.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dow Jones Industrial Average turun 0,13 persen dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,16 persen. Laporan nonfarm payrolls Januari yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan penambahan 130.000 lapangan kerja.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di kawasan Asia, indeks bursa saham melanjutkan penguatan karena sentimen positif pasar. Indeks SET Thailand melanjutkan penguatan, naik 0,2 persen, pasca pemilu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menteri Keuangan Thailand Ekniti Nitithanprapas mengatakan pemerintahan koalisi baru akan fokus pada langkah keringanan utang dan investasi. Tujuannya untuk mendorong aktivitas ekonomi, dengan tetap menjaga disiplin fiskal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Indeks Kospi Korea Selatan naik satu persen pada perdagangan Rabu kemarin. Pasar Korea Selatan mencatat penguatan untuk hari ketiga berturut-turut ditopang saham otomotif seperti Hyundai Motor dan Kia Corp.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dua saham itu naik masing-masing naik 5,9 persem dan 4,6 persen. &#8220;Pemerintah Korea Selatan menyatakan akan melakukan peninjauan awal terhadap proyek investasi AS,&#8221;ujar Fanny.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Peninjauan dilakukan guna mempercepat implementasi paket investasi senilai USD350 miliar yang dijanjikan dalam kesepakatan dagang dengan AS. &#8220;Langkah itu menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif lebih tinggi terhadap mobil dan produk farmasi Korea Selatan,&#8221; kata Fanny menutup analisisnya.***</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/ihsg-berpeluang-lanjutkan-menguat-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asing Kerubuti Saham Boy Thohir, Terus Tinggalkan BUMI</title>
		<link>https://www.krusial.com/asing-kerubuti-saham-boy-thohir-terus-tinggalkan-bumi/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/asing-kerubuti-saham-boy-thohir-terus-tinggalkan-bumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 16:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ADRO]]></category>
		<category><![CDATA[Alamtri Resources Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[AMDR]]></category>
		<category><![CDATA[ASII]]></category>
		<category><![CDATA[BBCA]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[BMRI]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Goto]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG Anjlok]]></category>
		<category><![CDATA[INCO]]></category>
		<category><![CDATA[Net Buy]]></category>
		<category><![CDATA[Net Sell]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=47293</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; Tak hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah 1,37% pekan ini (19-23/1/2026), Bursa Efek Indonesia (BEI) juga berbalik mencatatkan net sell (jual asing) mencapai Rp3,25 triliun atau setara US$191,69 juta. Padahal, pekan lalu (12-15/1/2026), IHSG mampu melesat 1,55%, dengan catatan beli asing (net buy) tumbuh dua kali lipat menjadi Rp4,20 triliun. Di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Tak hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah 1,37% pekan ini (19-23/1/2026), Bursa Efek Indonesia (BEI) juga berbalik mencatatkan net sell (jual asing) mencapai Rp3,25 triliun atau setara US$191,69 juta.</p>
<p>Padahal, pekan lalu (12-15/1/2026), IHSG mampu melesat 1,55%, dengan catatan beli asing (net buy) tumbuh dua kali lipat menjadi Rp4,20 triliun.</p>
<p>Di sisi lain, terdapat satu saham yang konsisten menjadi buruan asing via pasar reguler dalam dua pekan terakhir, yaitu saham emiten milik Garibaldi “Boy” Thohir, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).</p>
<p>Saham ADRO mencatatkan net buy kedua tertinggi di pasar reguler pekan ini, dengan nilai mencapai Rp414,9 miliar, tumbuh dari Rp203,2 miliar net buy yang tercatat pada pekan lalu.</p>
<p>Kinerja sahamnya juga ikut tumbuh. Harga saham ADRO sudah naik 14,29% dalam dua pekan terakhir, ditutup menguat 2,13% pada Jumat (23/1/2026) kemarin.</p>
<p>Selain ADRO, anak usahanya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), juga tampak menjadi buruan asing pekan ini, dengan nilai net buy mencapai Rp226,9 miliar.</p>
<p>Kemudian, di tengah merosotnya harga saham akibat isu pencabutan izin tambang, saham PT Astra International Tbk (ASII) justru digandrungi investor asing, mencatatkan net buy terbesar ketiga pekan ini sebesar Rp402,9 miliar.</p>
<p>Sebagai catatan, saham ASII merosot 3,19% pekan ini – membebani IHSG hingga 9,2 poin. Penurunan terbesar terjadi pada Rabu (21/1/2025), setelah merebaknya berita pencabutan IUP cucu usahanya, PT Agincourt Resources.</p>
<p>Selanjutnya, dua saham LQ45 terafiliasi pemerintah juga banyak dibeli asing di pasar reguler pekan ini, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).</p>
<p>Di sisi lain, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), terus menerus dibuang investor lintasnegara, dengan catatan net sell hingga Rp1,34 triliun di pasar reguler sepanjang minggu ini.</p>
<p>Pekan lalu pun, BUMI terlihat paling banyak dijual asing dengan nilai mencapai Rp964,8 miliar.</p>
<p>Saham milik kongsi Grup Bakrie dan Salim ini mengalami koreksi harga hingga 22,08% dalam dua pekan terakhir, meski ditutup menguat 3,45% pada penutupan Jumat (23/1/2026) kemarin di level Rp360.</p>
<p>Padahal, harga saham BUMI sempat menguat ke level Rp464 per lembar di awal tahun pada 5 Januari 2026, yang merupakan harga tertingginya sejak tahun 2014.</p>
<p>Selain BUMI, beberapa saham bank besar juga dibuang asing, termasuk PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), serta PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).</p>
<p>Berikut daftar lengkap net buy dan net sell asing di pasar reguler pekan ini:</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong><span style="color: #000080;">Net buy</span></strong></span></p>
<ol>
<li>BBRI – Rp460 miliar</li>
<li>ADRO – Rp414,9 miliar</li>
<li>ASII – Rp402,9 miliar</li>
<li>INCO – Rp327,3 miliar</li>
<li>ADMR – Rp226,9 miliar</li>
</ol>
<p><span style="font-size: 14pt; color: #000080;"><strong>Net sell</strong></span></p>
<ol>
<li>BBCA – Rp3,85 triliun</li>
<li>BUMI – Rp1,34 triliun</li>
<li>GOTO – Rp419,4 miliar</li>
<li>BMRI – Rp310,0 miliar</li>
<li>BBNI – Rp301,7 miliar</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/asing-kerubuti-saham-boy-thohir-terus-tinggalkan-bumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Emiten Grup Bakrie Pimpin Daftar 10 Saham Paling Sering Ditransaksikan Sepekan</title>
		<link>https://www.krusial.com/emiten-grup-bakrie-pimpin-daftar-10-saham-paling-sering-ditransaksikan-sepekan/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/emiten-grup-bakrie-pimpin-daftar-10-saham-paling-sering-ditransaksikan-sepekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 04:39:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ANTM]]></category>
		<category><![CDATA[ARCI]]></category>
		<category><![CDATA[BEI]]></category>
		<category><![CDATA[BKSL]]></category>
		<category><![CDATA[BULL]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar 10 Saham]]></category>
		<category><![CDATA[DEWA]]></category>
		<category><![CDATA[Emiten Grup Bakrie]]></category>
		<category><![CDATA[INET]]></category>
		<category><![CDATA[MBMA]]></category>
		<category><![CDATA[MINA]]></category>
		<category><![CDATA[PWON]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=47036</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Krusial.com &#8212; Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 12-15 Januari 2026 ditutup dengan tren bervariasi. Namun, setidaknya 10 saham tercatat aktif ditransaksikan dalam sepekan sebelum libur panjang Isra Mikraj. Rata-rata volume transaksi harian bursa pekan ini terkoreksi sebesar 2,68 persen, menjadi 60,129 miliar saham dari 61,785 miliar saham pada pekan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212;</strong> </span>Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 12-15 Januari 2026 ditutup dengan tren bervariasi. Namun, setidaknya 10 saham tercatat aktif ditransaksikan dalam sepekan sebelum libur panjang Isra Mikraj.</p>
<p>Rata-rata volume transaksi harian bursa pekan ini terkoreksi sebesar 2,68 persen, menjadi 60,129 miliar saham dari 61,785 miliar saham pada pekan lalu.</p>
<p>Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami kenaikan sebesar 3,87 persen menjadi Rp32,676 triliun, dari Rp31,458 triliun pada pekan sebelumnya.</p>
<p>Rata-rata frekuensi transaksi harian merosot sebesar 3,24 persen menjadi 3,860 juta kali transaksi, dari 3,989 juta kali transaksi pada pekan lalu.</p>
<p>Dengan demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan sebesar 1,55 persen dengan ditutup pada level 9.075,40 dari level 8.936,75 pekan lalu.</p>
<p>Sehingga, kapitalisasi pasar BEI tercatat naik 1,29 persen menjadi Rp16.512 triliun dari Rp16.301 triliun pada sepekan sebelumnya.</p>
<p>Berikut 10 saham yang paling aktif ditransaksikan dalam sepekan 12-15 Januari 2026, mengutip data BEI, Sabtu (17/1/2026):</p>
<p>1. BUMI</p>
<p>Emiten milik Grup Bakrie dan Salim Group, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi saham yang paling sering ditransaksikan selama sepekan. Frekuensinya mencapai 1,09 juta kali, dengan total nilai transaksi Rp9,45 triliun.</p>
<p>2. DEWA</p>
<p>Masih emiten bagian dari Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatatkan frekuensi transaksi mencapai 423 ribu kali. Nilainya tembus Rp4,44 triliun.</p>
<p>3. BKSL</p>
<p>Emiten properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) diperdagangkan sebanyak 390 ribu kali dengan nilai transaksi Rp2,12 triliun.</p>
<p>4. MINA</p>
<p>Di posisi selanjutnya ada emiten milik Happy Hapsoro, PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) yang nilai perdagangannya mencapai Rp2,04 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 334 ribu kali.</p>
<p>5. INET</p>
<p>PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) ditransaksikan sebanyak 299 ribu kali, dengan nilai mencapai Rp1,74 triliun.</p>
<p>6. MBMA</p>
<p>PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) membukukan frekuensi transaksi sebanyak 295 ribu kali, dengan nilai perdagangan mencapai Rp2,96 triliun.</p>
<p>7. PWON</p>
<p>Frekuensi transaksi perdagangan saham emiten properti lainnya, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencapai 293 ribu kali, dengan nilai transaksi sebesar Rp1,18 triliun.</p>
<p>8. ARCI</p>
<p>Emiten tambang emas milik Peter Sondakh, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) ditransaksikan sebanyak 292 ribu kali selama sepekan. Nilainya sebesar Rp2,61 triliun.</p>
<p>9. ANTM</p>
<p>PT Aneka Tambang (Perero) Tbk atau Antam (ANTM) diperdagangkan sebanyak 262 ribu kali. Nilai transaksi tercatat sebanyak Rp3,32 triliun.</p>
<p>10. BULL</p>
<p>Emiten yang bergerak di bidang pelayaran domestik dan internasional, PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) mencatatkan frekuensi perdagangan 218 ribu kali senilai Rp1,72 triliun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/emiten-grup-bakrie-pimpin-daftar-10-saham-paling-sering-ditransaksikan-sepekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Humpuss Maritim (HUMI) Tunjuk Mantan Bos Garuda Indonesia (GIAA) Jadi Direktur Utama</title>
		<link>https://www.krusial.com/humpuss-maritim-humi-tunjuk-mantan-bos-garuda-indonesia-giaa-jadi-direktur-utama/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/humpuss-maritim-humi-tunjuk-mantan-bos-garuda-indonesia-giaa-jadi-direktur-utama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 15:45:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[Market]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama]]></category>
		<category><![CDATA[GIAA]]></category>
		<category><![CDATA[Gusti Ngurah Askhara]]></category>
		<category><![CDATA[Humpuss Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Bos Garuda Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RUPSLB]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=46992</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com &#8212; PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) resmi menunjuk I Gusti Ngurah Askhara sebagai Direktur Utama Perseroan menggantikan Tirta Hidayat. Keputusan ini diambil oleh anak usaha PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) tersebut melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang digelar di Jakarta, Rabu (14/1/2026). RUPSLB memang sengaja digelar dengan agenda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com &#8212; </strong></span>PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) resmi menunjuk I Gusti Ngurah Askhara sebagai Direktur Utama Perseroan menggantikan Tirta Hidayat.</p>
<p>Keputusan ini diambil oleh anak usaha PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) tersebut melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar<br />
Biasa (RUPSLB), yang digelar di Jakarta, Rabu (14/1/2026).</p>
<p>RUPSLB memang sengaja digelar dengan agenda tunggal, yaitu perubahan susunan pengurus Perseroan, yang dilakukan manajemen demi melakukan penyegaran organisasi serta memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) dalam menghadapi tantangan industri maritim yang dinamis di 2026.</p>
<p>Sebelum dipercaya sebagai Direktur Utama HUMI, sosok I Gusti Ngurah Askhara atau yang lebih akrab disapa dengan nama Ari Askhara, lebih dikenal publik sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) periode 2014 sampai 2016 lalu.</p>
<p>Tak hanya Ari Askhara, RUPSLB HUMI juga menunjuk sejumlah nama baru guna mengisi jajaran direksi dan komisaris Perseroan untuk periode terbaru.</p>
<p>Sejumlah nama tersebut meliputi Mahdan yang ditunjuk sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan, menggantikan AR Sofyan.</p>
<p>&#8220;Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan, berbasis pada integrated maritime &amp; energy logistics nasional, bukan hanya sekedar ship owner,&#8221; ujar Ari Askhara, dalam speech perdananya sebagai Direktur Utama HUMI.</p>
<p>Tak hanya itu, Ari juga menyatakan pentingnya me-redefinisi efisiensi biaya operasional, pendanaan dan keuangan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas layanan kepada pelanggan.</p>
<p>Dan untuk menopang kedua hal penting tersebut, Ari mengaku pihaknya bakal berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Perseroan, sebagai partner bisnis dalam satu keluarga besar HUMI Grup.</p>
<p>Selain itu, Ari juga menegaskan komitmen Perseroan terhadap penerapan prinsip GCG dan integrasi Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi bisnis jangka Panjang,</p>
<p>&#8220;Dalam kerangka ESG, HUMI berkomitmen menjadi pelopor best practice pelayaran dengan meminimalkan carbon foot print dan dampak lingkungan, menjalankan roadmap ESG HUMI yang sejalan dengan arah transisi energi nasional dan global,&#8221; ujar Ari.***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/humpuss-maritim-humi-tunjuk-mantan-bos-garuda-indonesia-giaa-jadi-direktur-utama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
