<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>APBK 2025 Archives - Krusial</title>
	<atom:link href="https://www.krusial.com/tag/apbk-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 11:20:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.krusial.com/wp-content/uploads/2025/08/favicon1-36x36.png</url>
	<title>APBK 2025 Archives - Krusial</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PAD Abdya Lampaui Target, Pemkab Tutup Tahun 2025 dengan SiLPA Rp128 Miliar</title>
		<link>https://www.krusial.com/pad-abdya-lampaui-target-pemkab-tutup-tahun-2025-dengan-silpa-rp128-miliar/</link>
					<comments>https://www.krusial.com/pad-abdya-lampaui-target-pemkab-tutup-tahun-2025-dengan-silpa-rp128-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:09:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Abdya]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[APBK 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Abdya]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Safaruddin]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanggungjawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Uang SiLPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.krusial.com/?p=52963</guid>

					<description><![CDATA[Krusial.com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S.Sos., MSP, menyampaikan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRK Aceh Barat Daya, Jumat (26/6/2026). Safaruddin mengatakan, penyampaian rancangan qanun tersebut merupakan amanat Pasal 320 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mewajibkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>Krusial.com –</strong> </span>Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), <strong>Dr. Safaruddin, S.Sos., MSP</strong>, menyampaikan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRK Aceh Barat Daya, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Safaruddin mengatakan, penyampaian rancangan qanun tersebut merupakan amanat Pasal 320 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBK yang disertai laporan keuangan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>
<p>Dalam sambutannya, Safaruddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK Abdya atas sinergi yang terus terjalin antara legislatif dan eksekutif sehingga proses pembahasan pertanggungjawaban APBK dapat berjalan sesuai ketentuan.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRK menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,&#8221; ujarnya.</p>
<h3>Pendapatan Daerah Capai 97,64 Persen</h3>
<p>Dalam laporannya, Safaruddin menjelaskan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menargetkan pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar <strong>Rp923,05 miliar</strong>. Hingga akhir tahun anggaran, realisasi pendapatan mencapai <strong>Rp901,29 miliar</strong> atau <strong>97,64 persen</strong> dari target.</p>
<p>Capaian terbaik berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil melampaui target. Dari target sebesar <strong>Rp133,17 miliar</strong>, realisasinya mencapai <strong>Rp144,08 miliar</strong> atau <strong>108,19 persen</strong>.</p>
<p>Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat terealisasi sebesar <strong>Rp718,27 miliar</strong> atau <strong>96,25 persen</strong> dari target <strong>Rp746,28 miliar</strong>.</p>
<p>Pendapatan transfer antardaerah juga melampaui target dengan realisasi <strong>Rp23,27 miliar</strong> atau <strong>101,45 persen</strong> dari target <strong>Rp22,94 miliar</strong>.</p>
<p>Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi <strong>Rp15,66 miliar</strong> atau <strong>75,83 persen</strong> dari target <strong>Rp20,65 miliar</strong>.</p>
<h3>Belanja Daerah Terealisasi Rp878,68 Miliar</h3>
<p>Pada sisi belanja, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya mengalokasikan anggaran sebesar <strong>Rp1,028 triliun</strong> dengan realisasi mencapai <strong>Rp878,68 miliar</strong> atau <strong>85,43 persen</strong>.</p>
<p>Rinciannya meliputi:</p>
<ul>
<li>Belanja operasi terealisasi <strong>Rp635,88 miliar</strong> atau <strong>92,36 persen</strong> dari pagu <strong>Rp688,44 miliar</strong>.</li>
<li>Belanja modal mencapai <strong>Rp98,45 miliar</strong> atau <strong>84,12 persen</strong> dari anggaran <strong>Rp117,03 miliar</strong>.</li>
<li>Belanja tidak terduga terealisasi <strong>Rp974,41 juta</strong> atau <strong>1,82 persen</strong> dari pagu <strong>Rp53,62 miliar</strong>.</li>
<li>Belanja transfer mencapai <strong>Rp143,37 miliar</strong> atau <strong>84,64 persen</strong> dari anggaran <strong>Rp169,38 miliar</strong>.</li>
</ul>
<p>Pada sektor pembiayaan, pemerintah daerah mencatat penerimaan pembiayaan sebesar <strong>Rp107,43 miliar</strong> yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu, pengeluaran pembiayaan tercatat sebesar <strong>Rp2 miliar</strong>, sehingga pembiayaan netto mencapai <strong>Rp105,43 miliar</strong>.</p>
<p>Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menutup Tahun Anggaran 2025 dengan <strong>Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp128,04 miliar</strong>.</p>
<h3>Kembali Raih Opini WTP</h3>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Safaruddin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya kembali berhasil mempertahankan opini <strong>Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)</strong> dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.</p>
<p>Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel.</p>
<h3>Ajukan Tiga Rancangan Qanun</h3>
<p>Selain menyampaikan pertanggungjawaban APBK Tahun 2025, Safaruddin juga mengusulkan tiga rancangan qanun kepada DPRK Aceh Barat Daya, yakni:</p>
<ol>
<li>Rancangan Qanun tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2026–2046.</li>
<li>Perubahan atas Qanun Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Kabupaten.</li>
<li>Perubahan atas Qanun Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.</li>
</ol>
<p>Safaruddin berharap DPRK bersama pemerintah daerah dapat segera membahas ketiga rancangan qanun tersebut sebagai landasan hukum dalam memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta mewujudkan pengelolaan aset yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel. (Abdul Rany)</p>
<h3></h3>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.krusial.com/pad-abdya-lampaui-target-pemkab-tutup-tahun-2025-dengan-silpa-rp128-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
